Percayalah

“Hasbunallah wa ni’mal-wakil” di ucapkan Ibrahim as , ketika beliau dilemparkan ke kobaran api, dan juga dikatakan oleh Rasulullah saw saat orang-orang berkata kepada beliau, “sesungguhnya orang-orang Quraisy telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kamu kepada mereka”.

Saudaraku, perhatikanlah bagaimana dua sosok uswah (teladan) yang mulia ini menunjukkan sikap seorang manusia yang lemah namun penuh dengan kepercayaan dan kepasrahan kepada Dzat penguasa alam ini. Alloh swt di jadikannya sebagai tempat untuk melabuhkan semua harapan, tempat bergantung untuk semua urusan, memberikan keyakinan yang sempurna kepada-Nya, bahwasanya Dia yang maha berkuasa akan benar-benar memberikan pertolongan disaat hamba-hambanya bersimpuh menghiba kepada-Nya.

Tawakal, pasrah memang laksana tempat persinggahan yang sangat luas serta menyeluruh cakupan-cakupanya, hingga senantiasa ramai di singgahi oleh orang-orang yang singgah disana. Karena pada kenyataanya penghuni alam ini begitu membutuhkanya, dari kalangan manusia yang mukmin sampai yang kafir, orang yang baik dan yang jahat, termasuk pula burung-burung, hewan yang liar dan binatang buas. Semua penduduk bumi dan langit berada dalam tawakal, sekalipun kaitan tawakal mereka dan derajatnya berbeda-beda.

Para kekasih Alloh dan hamba-hamba-Nya yang hakiki bertawakal kepada Alloh swt karena keimanan, meninggikan agama-Nya, mengokohkan kalimat-Nya, berjihad memerangi musuh-musuh-Nya, karena mencintai-Nya dan melaksanakan perintah-Nya. Namun ada pula yang bertawakal kepada-Nya kerena kepentingan dirinya, kerena sesuatu yang hendak didapatkanya, atau bahkan bertawakal karena untuk kekejian dan berbuat dosa. Yang lebih mengerikan akibat ahirnya adalah mereka yang bertawakal, memberikan kepasrahan dan kepercayaan diri dan jiwanya kepada selain Alloh swt.

Saudaraku, akankah kita membiarakan kepasrahan, keyakinan kita kepada Alloh swt luntur begitu saja? Mari kita simak bersama firma-Nya:

Dan kepunyaan Allah-lah apa yang ghaib di langit dan di bumi dan kepada-Nya-lah dikembalikan urusan-urusan semuanya, maka sembahlah Dia, dan bertawakkallah kepada-Nya. Dan sekali-kali Rabbmu tidak lalai dari apa yang kamu kerjakan. (QS. 11:123)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: