Menata Diri

Jadi raja dan ratu sehari, demikian orang menyebut pasangan pengantin. Persiapan besar untuk menghadapi hari H pun mulai di gelar. Mulai dari jamuan makanan, alat rias, dan lainnya. Hingga ritual khusus untuk mensukseskan dan melanggengkan mahligai pernikahan itu.

Begitulah rata-rata kesibukan yang nampak bila sepasang anak Adam akan memulai mengarungi bahtera rumah tangga. Padahal di belakang itu semua ada persiapan yang terkadang luput dan terlupakan olehnya. Persiapan Rabbani yang ditujukan bukan untuk sekedar kebahagiaan hari H saja, namun untuk kebahagian selamanya.

Dalam rangka planning untuk mewujudkan keluarga yang sakinah ini, maka kita harus membenahi diri ini dengan sifat-sifat jiwa yang sesuai dengan petunjuk agama. Hanya dengan itu sajalah yang dapat menuntun kita kearah yang diharapkan untuk mencapai ketentraman dan kebahagian dunia dan akhirat serta mencapai keluarga yang sakinah.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah menanamkan ke dalam jiwa seseorang perasaan Mawaddah (cinta) dan Rahmah (kasih sayang). Perasaan tersebut dapat tumbuh dan berfungsi dalam jiwa apabila ada pemupukan dari kita, baik kita sebagai seorang pria maupun sebagai seorang wanita. Yang dapat menumbuhkan sifat-sifat tersebut adalah orang-orang yang berpredikat shalih dan shalihat.

Pertama, kita akan bicarakan tipe wanita beriman yang berpredikat shalihat yang diterangkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam surat an Nisaa: 34, sebagai berikut;

“Sebab itu maka Wanita yang saleh, ialah yang ta’at kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka)” (QS. An Nisaa: 34).

Maksud dari ayat di atas adalah, bahwa wanita yang beriman dan shalihat akan selalu berbuat baik, dengan mentaati Allah dan Rasul-Nya. Ia selalu patuh kepada suaminya, ia pun selalu menjaga segala macam kewajiban yang telah Allah Subhanahu Wa Ta’ala perintahkan kepada wanita dalam urusan keluarga walaupun dalama keadaan tidak disaksikan oleh suami.

Dalam penggalan ayat; “Memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka)”, mengandung pengertian “Menjaga untuk tetap merealisasikan semua yang Allah Subhanahu Wa Ta’ala perintahkan untuk dihayati dan dilakukan oleh seorang isteri dalam kehidupan berumah tangga dan bermasyarakat, walaupun dalam keadaan tidak terlihat oleh suami”.

Maka untuk merealisasikan itu, seorang isteri harus memahami agama Islam dengan sebaik-baiknya. Ini sebagai pijakan agar ia dapat hidup secara Islami dalam berumah tangga, bermasyarakat dan bernegara, juga dapat turut mengkondisikan lingkungan yang Islami.

Untuk itu harus diperhatikan tiga (3) hal dalam diri kita, yaitu; Hati (jiwa), Perbuatan, dan Penampilan. Adapun Hati dan Jiwa harus diisi dengan ilmu dan iman kemudian dibentuk dengan sifat-sifat yang terpuji agar keyakinan dan sifat jiwa dapat disesuaikan dengan setiap anjuran atau perintah Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Bila sudah seperti ini, maka sifat-sifat buruk yang ada. Dimana semuanya itu dapat menghalangi pelaksanaan keta’atan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, juga menghalangi amal baik yang dilakukan kepada sesama makhluk akan terhapus, seperti; takut, sunkan, iri hati, dendam, tamak, dan lainnya.

Sedangkan dalam Perbuatan, yang kita lakukan harus sesuai dengan bimbingan Allah dan Rasul-Nya. Untuk itu harus dimulai dengan menjaga perbuatan-perbuatan ibadah mahdhah yang diwajibkan oleh Islam, agar menjadi dasar yang baik dan kuat untuk melaksanakan semua amaliah (aktifitas) kehidupan yang sesuai dengan anjuran. Karena hal seperti itulah yang menjadi realisasi Iman seseorang.

Adapun Penampilan, mengandung pengertian bahwa penampilan seorang muslimat merupakan pelengkap untuk mencapai predikat seorang wanita yang shalihat, baik dalam gerak-gerik dan tutur kata ataupun dalam berbusana untuk menutup aurat seperti yang diwajibkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Ketiga macam behaviour tersebut sangat penting untuk diwujudkan oleh kita (oleh seorang wanita yang beriman) agar menjadi wanita yang memeuhi syarat menjadi “Tayyibat”, “Shalihat”, dan “Qanitat”, hal tersebut seperti yang tertera di dalam ayat-ayat al Qur’an sebagai wanita yang terbaik dalam kondisi apapun. Asiah dan Maryam ‘alaihimas salam adalah figur-figur wanita mulia yang diabadikan Allah Subhanahu Wa Ta’ala sebagai contoh di dalam al Qur’an untuk menyandang predikat tersebut.

Wanita-wanita tersebut dengan didampingi oleh pria yang shaleh akan memujudkan keluarga yang sakinah. Wanita seperti itulah yang menjadi dambaan setiap laki-laki yang shaleh.

Perilaku dan Penapilan Wanita Muslimat
Wanita Muslimat adalah wanita yang selalu berusaha untuk tetap melaksanakan perintah Allah Subhanahu Wa Ta’ala di dalam segala keadaannya. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman; “Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ta’atilah Allah dan Rasul-Nya.Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya”. (QS. Al Ahzab; 33).

Ayat ini mengandung perintah dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala kepada para wanita agar Tetap tinggal di rumah tidak melakukan aktifitas di luar rumah), Tidak berbusana dan berhias untuk memamerkan kecantikannya kepada orang-orang, dan berkelakuan seperti wanita jahiliyyah dengan memamerkan kecantikan kemudian memakai pakaian tipis atau pakaian yang sangat ketat sehingga menampilkan bentuk badannya, Selalu mendirikan shalat dalam kondisi apapun, Menunaikan zakat bila sampai waktunya dan cukup hitungan hartanya, serta Selalu menta’ati Allah dan Rasul-Nya dimanapun dia berada.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjelaskan tentang beberapa hal yang harus dilakukan dan dihayati oleh seoran wanita muslimat. Mulai dari cara berbicara kepada orang asing, berpakaian dan lain sebagainya yang akan membimbingnya untuk menjadi wanita yang shalihat. Inilah hal-hal yang dapat membuat pasutri (pasangan suami isteri) dapat membina sebuah keluarga sakinah.

File Gerimis Edisi 2 Tahun Ke-1 2005

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s