Puisi


Asssalamualai’kum…
Dengan semangat 100 tahun kebangkitan bangsa, mudah-mudahan puisi yang dibawakan oleh Dedy Mizwar yang sering ditayangkan di media televisi nasional berikut menjadi kado terindah untuk kita bersama dan memberi semangat kepada kita untuk terus membangun bangsa menuju Indonesia jaya.

Indonesia Bangkit

Bangkit itu susah…
Susah melihat orang lain susah
Senang melihat orang lain senang

Bangkit itu takut…
Takut korupsi
Takut mengambil yang bukan haknya

Bangkit itu marah…
Marah bila martabat bangsa dilecehkan

Bangkit itu malu…
Malu menjadi benalu
malu karena minta melulu

Bangkit itu mencuri…
Mencuri perhatian dunia dengan prestasi

Bangkit itu tidak ada…
Tidak ada kata menyerah
Tidak ada kata putus asa

Bangkit itu aku…
Untuk Indonesiaku.

Salam Indonesia

HARAPAN UNTUK SAHABATKU…

Kenangan..
di saat bersama.. masih dalam ingatan
saling membantu menghadapi permasalahan
tak mengharap balas budi dan imbalan
jutaan kebaikan dengan tulus di persembahkan
kini.. hanya kenangan..
bayangan.. kerinduan..
terus menggelora menghantui perasaan
takkan punah sampai akhir zaman
kau memang seorang kawan..
telah kau lukiskan ma’na hakiki persahabatan
bahwa hakikat persahabatan adalah persaudaraan
bahwa persaudaraan adalah keimanan
bahwa persaudaraan adalah ketulusan
bahwa persaudaraan adalah pengorbanan
bahwa persaudaraan adalah kebersamaan sekalipun dalam kesusahan
bahwa persaudaraan adalah saling menasehati dalam kebaikan
…………………………………
Teman sejati
tidak akan terputus sekalipun telah mati
kita kan bertemu lagi di jannah nanti
dalam naungan rabbul ‘izati

Karena maha penyayang
kita berteman dan saling berkasih sayang
memberi.. sebelum di minta tolong
jujur.. dan tak pernah berbohong

Ya.. inilah pesahabatan hakiki
tak pernah terucap darinya caci maki
apalagi iri dan dengki
bahkan.. jutaan do’a di malam hari
selalu teriringi dari hari ka hari……….

Inilah ma’na teman
inilah ma’na persahabatan
semuanya.. tersirat dalam ukhuwah islamiyyah
yang mampu mengantarkan ke jannah…….
……………………………..

Ya.. kaulah yang mengajarkan semua ini
kehadiranmu dalam hidupku penuh warna warni
kau bak lentera di malam hari
menerangi qalbuku dalam menjalani hidup ini
meneruskan perjuangan suci…
Kini..
sepi ku sendiri
tiada yang lain kecuali harapan tuk bersama lagi
tapi.. aku harus mencarimu ke mana kau pergi……………
ku tak mampu sendiri..
karena aku hidup bukan untuk sendiri
ku ingin bersamamu.. meraih ridho illahi
menaburkan manhajul haq di bumi pertiwi
menghancurkan.. kesyirikkan dan ibadah bid’i
tapi.. aku tak mampu berda’wah seorang diri
aku begitu lemah.. dan tiada arti
ku ingin manapaki perjuangan ini bersama sahabat sejati
karenanya ku tulis sajak ini..
untukmu yang ku cari-cari…..
…………………..

Sahabatku..
bukankah kau tau..!
haq-haq Alloh telah di nodai oleh orang-orang dungu
prajurit iblis dan penyembah kehidupan semu
mereka adalah pengikut hawa nafsu……..
tiada kata lain.. kecuali kita harus bahu-membahu
berjama’ah.. agar kuat seperti batu
kalau bukan aku dan kamu
siapa lagi yang sudi untuk bersatu………………
jangan diam terpaku..!!!
mari bergerak.. karena peperangan telah bertalu-talu
inilah jiwaku..
setelah kau tinggalkan di ujung waktu
merantau di negeri yang berhamparkan batu-batu
Mari..! bersama denganku
membumikan tauhid dan sunnah di seluruh penjuru…….
Inilah makna persahabatan yang kau ajarkan dulu
sewaktu aku tidak tau………….
sudah tiada kata… untuk menunda waktu
sahabatku..
inilah hakikat perjuangan yang kau ajarkan dulu
karenanya.. ku lukis suara hatiku
……………………………….

Sahabatku.. kita adalah penerus da’wah rasululloh
prinsip hidup kita berasaskan tho’ifah almansuroh
di situlah… kita berkumpul dan berpisah
satu cita dan asa.. tuk meraih kehidupan di jannah

Untukmu… ku goreskan sajak-ku diatas kertas
merangkai kerinduanku yang tiada batas
ku tunggu dirimu di medan perjuangan
kaupun tunggu aku.. karena aku masih di bumi rantauan……
Ya sebentar lagi..
kau akan bersamaku seperti yang dulu lagi
satu kata.. satu langkah..
saling menemani dalam mengemban amanah…..

Untukmu.. ku tulis sajakku walau dengan tulang
mengukir gelora jiwaku untuk segera berjuang
walau cobaan terjal menjulang
ku harap.. kau istiqomah di medan juang
jangan mundur.. walau duka nestapa menerjang
karena memang kau seorang pejuang……
………………………….
Sajak ini…
ku rangkai saat kaum muslimin di tindas kaum tirani
sedang kita hanya menangisi
membaca informasi dan melihat televisi
tanpa realisasi

Derita ini…
takan berakhir sampai kiamat nanti
selama tunduk..menjadi budak yahudi dan nasrani

inilah suara hati…
hamba yang terdzalimi
agar kau sudi mentadaburi
bahwa kita adalah generasi
penerus dakwah para nabi
…………………………..
Bangkit..!! wahai sahabatku
bergerak … terus melaju
jangan mundur walau satu langkah
hingga kiamat tiba.. atau nyawa dan raga berpisah

Inilah impinku..
tiada kata keculi satu
mati syahid di jalan Alloh ta’ala
atau hidup meneruskan da’wah para anbiya dengan hidup mulia

Inilah persahabatanku..
inilah persaudaraanku..
satu naungan.. satu tujuan.. satu cita-cita..
menaburkan manhjnubuwah diseluruh nusantara
mewujudkan masyarakat islami
berasaskan manhaj sunni
………………………….
Abu Syarbini alghifari
kerajaan ratu balqis yaman-16-05-2008

SUKA DAN DUKA

Terus mencoba..
melangkah bersama jiwa dan raga
melewati relung-relung alam semesta
untuk meraih cita-cita mulia

Tetesan keringat dan air mata
akan menjelma seyuman bahagia
setelah mengarungi samudra duka cita
………………….

Oh.. neraka
andai manusia tau hakikatnya
takkan berbuat maksiat dan dosa
apalagi.. durhaka terhadap rabb-Nya
karena.. maksiat dan dosa kan menuai siksa
Oh.. dasyatnya..
tak terbayangkan sebelumnya
oh.. panas pedihnya..
membakar seluruh badan tanpa sisa
oh.. kobaran apinya
mengumpal.. terus menyala-nyala
bahan bakarnya bebatuan dan manusia
sedang kematian sudah tiada
………………..

Oh.. surga..
kenikmatan tiada tara
serba ada lagi tersedia
tiada haus.. tiada pula dahaga
bertemankan bidadari yang cantik jelita
emas.. intan.. dan berlian memenuhi istana
semuanya..
untuk hamba yang shalih dan bertaqwa
istiqomah dijalan Alloh ta’ala
…………………

Aduhai.. malangnya manusia
disaat kematian tiba
tak berbekal iman dan taqwa
dalam hidupnya ia terlena
bersenang-senang ria
berfoya-foya
bahkan masa mudanya tanpa guna….

Dunia..
dunia..
dunia.. kehidupan fana
dunia.. kehidupan fatamorgana
bagi seorang mukmin dunia adalaah penjara
sedang bagi orang kafir dunia adalah surga
sungguh.. dunia benar-benar ibtila
tuk meraih suka dan duka
setelah dunia tiada…
…………………………
Abu syarbini Alghifari
Markaz da’wah yaman / 13-05-2008/ pkl;22.21

D E M I T A U H I D

Demi tauhid… ku rela menjadi generasi ghuroba
Demi tauhid… ku membenci dan mencinta
Demi tauhid… ku rela menjadi rakyat jelata tanpa harta
Demi tauhid… ku tinggalkan keluarga dan sahabat tercinta

Demi tauhid… ku daki gunung, sebrangi samudra untuk mendakwahkannya
Karena tauhid adalah haq Alloh ta’ala atas menusia
Karena tauhid adalah haq manusia agar Alloh tak mengadzabnya

Tauhid… adalah jalan mulia
Jalan yang pernah ditempuh oleh orang-orang yang dimuliakan rabb-Nya
Inti dakwah para rasul dan anbiya
Masuk surga…
Selamat dari siksa neraka..
Karena tauhid adalah memurnikan ibadah hanya kepada Alloh semata
……………………….
Abu syarbini alghifari
Yemen- 17- 05- 2008

W A N I T A

Sungguh menakjubkan
Alunan kisah sejarah perempuan
Selalu berubah dari zaman ke zaman
Hingga namanya temaktub dalam Alqur’an

Kisahnya penuh misteri
Pembahasannya tak bertepi
Kehadirannya penuh warna warni
Mampu mencuri dan meracuni hati
Ia adalah fitnah yang telah diwanti wanti oleh Nabi
Tapi… iapun adalah perhiasan dunia ini

Oh… wanita
Dulu kau pernah didzalimi karena memilikimu adalah nista
Dibunuh.. dikubur hidup-hidup.. kau tak berdaya
Kini.. kau segalanya dimata penyembah hawa
Kau dijadikan busur panah syaiton untuk menggoda manusia
Kaupun penghuni terbanyak di neraka
Tapi… kaupun benteng Negara dan agama
Jika kau taat kepada Alloh ta’ala

Mencintai wanita memang anugrah
Tempat berbagi.. dan juga ladang ibadah
Mampu menjadi tiang dakwah
Bahkan lebih mulia dari bidadari jika shalihah
………………………….
Abu syarbini alghifari
Yemen 17- 05- 2008

R E V O L U S I T A U H I D

Kesyirikan melanda manusia
Kejahilan merajalela diseluruh dunia
Paranormal.. dukun.. dan tukang sihir diangkat menjadi ulama
Sedang ulama sesungguhnya dipenjara dan di siksa
Dituduh tanpa bukti sebagai pembrontak bangsa
Hokum Alloh-pun dimanipulasi dan dinodai oleh para penguasa bangsa
Tiada yang peduli… karena takut dicerca
Tiada yang peduli… karena takut kehilangan dunia
Tiada yang peduli… karena takut kepada aparat Negara

Siapakah yang harus disalahkan..?
Semua lari.. tuding-menuding berlepas tangan
Saling menyesatkan..
Ada yang peduli membangun masyarakt islami tapi dibid’ahkan
Terus sampai kapan..?
Kapan kita membangun generasi qur’an
Kapan kita mengahancurkan segala macam kesyirikan
Kalau bukan kita yang peduli..maka mereka akan direkrut oleh prajurit syaitan

Zaman sekarang sungguh menakjubkan
Kesyirikan terjadi disegala sendi kehidupan
Dalam ibadah, hukum, dan pemikiran
Bahkan kyiai diagung-agungkan seperti tuhan
Dukun dan paranormal dijadikan sebagai mentri pertahanan dan kemanan
Orang bodoh dianggap intelketual dan budayawan
Sedang Alqur’an dibaca hanya ketika selametan
Kalimat tauhid-pun hanya di lantunkan ketika acara tahlilan
Sungguh.. memang ini fitnah akhir zaman
Totonan jadi tuntunan
Sedang tuntunan melawak jadi tontonan
Maka pantas masyarakat menjadikan sinetron sebagqi pengajian
Ibadahnya mingguan, bulanan, dan bahkan ada yang tahunan
Mesjidnya adalah kuburan para sunan
Semuanya terjadi karena kelalaian
Kelalaian semua kalangan
Yang tak mengajarkan tauhid dan sunnah rosul sebagi pedoman

Siapa yang harus disalahkan..?
Tak akan berakhir kalau kebenaran tak didakwahkan
Apalagi hanya sesat-menyesatkan tanpa meneruskan perjuangan

Tauhid harus ditegakkan..!
Hokum Alloh harus diterapkan..!
Plularisme dan sekulerisme harus dipunahkan..!
Daulah islamiyyah harus didirikan..!
Agar tercipta masyarakat islam dibawah naungan qur’an
……………………………
Abu syarbini alghifari
Yemen- 18- 05- 2008 pkl:23.02

T I A D A G U N A

Tiada guna..
hidup tanpa ilmu
tiada guna..
ilmu tanpa amal
tiada guna..
amal tanpa ilmu
tiada guna..
amal tanpa dakwah
tiada guna..
dakwah tanpa ilmu………

Hidup tanpa ilmu sepeti binatang
ilmu tanpa amal akan dimurka
amal tanpa ilmu akan tersesat
ilmu tanpa dakwah akan celaka
dan dakwah tanpa ilmu akan sesat-menyesatkan
………………………
ABU SYARBINI ALGHIFARI
Yemen 26- 05- 2008 pkl: 17.30

A G E N D A M U S A F I R

Aku mengenalmu
Namun.. kau tak mengenalku
Itulah perjuangan cita dan cintaku

Kita hanya setangkai kisah layu
Hilang ditelan waktu
Alunan hidup jadi saksi bisu
Ibtila-pun menguji perjalananku
Rindu..
Oh.. mengusik darah perjuanganku
Namun aku harus terus menuntut ilmu
Inilah agenda musafirku
………………….
ABU SYARBINI ALGHIFARI
Yemen 27- 05- 2008 pkl: 23.30

G E N E R A S I G H U R O B A

Antara kebaikan dan kebatilan
takkan bertemu sampai akhir zaman….
peperangan
perekrutan kebathilan
perdebatan
gelirya penyesatan
aksi pengkufuran
demontrasi pembodohan
kampanye kebid’ahan
nasionalisme kesyirikan
akan terus membombardir kehidupan
sampai datang hari keabadian
sedang pengusung kebenaran
tetap tegar sampai datang hari keputusan
walaupun ia terasingkan…
terasing.. karena mencegah kemungkaran
terasing.. karena menyeru kebaikan
terasing.. karena mendakwahkan alqur’an
terasing.. karena menegakkan keadilan
terasing.. karena menghancurkan kesyirikan
terasing.. karena membantai kebid’ahan

Inilah akhir zaman..
agama Alloh terasingkan
di tuduh aliran yang membuat kerusuhan
inilah akhir zaman..
islam kembali terasingkan
sebagaimana dulu datang dalam keterasingan
tapi.. bahagialah bagi mereka yang terasingkan
karena menegakan kebenaran
dan mengislah kehidupan
……………………….
ABU SYARBINI ALGHIFARI
Yemen 24- 05- 2008 pkl: 18.30

R E F O R M A S I C I N T A

Rasa cinta
adalah anugerah Alloh ta’ala
disetiap lubuk hati manusia
tanpa cinta hidup jadi hampa
bagai raga tanpa nyawa
inilah arti cinta…
yang dapat mengantarkan ke surga
cinta yang menjadikan Alloh diatas segalanya
tunduk dan patuh terhadap perintahnya
inilah tafsir cinta..
cinta tanpa kesetiaan adalah nista
kesetiaan tanpa pengorbanan adalah dusta
pengorbanan tanpa keikhlasan akan sia-sia
keikhlasan tanpa ‘itiba rasul takkan berguna

Inilah makna cinta yang tersimpan
termaktub dalam Al-qur’an
disinyalir oleh sang junjungan
terlukis di hati hamba yang beriman

Inilah terjemah cinta sejati
bersumber dari hukum syari’
cinta yang murni
cinta yang suci
tapi.. makna ini telah terisolasi
oleh prajurit-prajurit nafsu birahi
menyesatkan mayoritas pemuda dan pemudi
………………………

Cinta..
Sekarang ia seperti berhala
dijadikan sebagai tandingan sang pencipta
yaitu: menyekutukan Alloh dalam bercinta
dengan mencintai makhluk lebih dari cinta kepada-Nya
benci dan cinta…
dapat dijadikan wasilah untuk meraih surga
bisa jua penyebab masuk neraka
karena benci dan cinta adalah barometer iman hamba
sebagaimana sahabat rasul tercinta
mereka lemah lembut terhadap sesama
tapi keras terhadap musuh-musuh Alloh ta’ala

Inilah tafsir cinta yang berdasarkan qur’an
yang menjadikan muhajirun dan anshar sebagai teladan
karena mereka adalah simbol persahabatan
yang tak pernah ada disepanjang zaman
mereka bener-benar generasi pilihan
perjuangannya tercatat dalam Al-qur’an

Inilah tafsir cinta sejati
cinta yang murni
cinta yang suci
cinta yang Alloh ta’ala ridhoi
cinta yang akan mendapatka naungan di hari kiamat nanti
…………………………..
ABU SYARBINI ALGHIFARI
Yemen- 22- 05- 2008 pkl: 23.55


KAU SELALU DI HATIKU


ku ingat
ku sentuh
harapanku selalu bersamamu
exsis selalu kebaradaanmu
semerbak mewangi bungamu
sejuk mataku menatap wajahmu
tak bosan..tak ada gundah
yang ada..hanya suka
tenang jiwa..sejuk sanubari

rinduku memerah..
saat-saat menantimu
kehadiranmu kutunggu

tahukah..
karena apa kuberi cinta untukmu..?
jiwa terpanggang rindu karnamu..?

hanya karena Alloh Robbul ‘izzah..
smga sua kita di jannah-Nya..

MUSUH KITA

Musuh kita bukan hanya iblis dan syetan
Bukan jua hanya orang-orang kafir
Dan bukan pula hanya orang munafiq…
Lebih dari itu..:
Anak isteri
Harta benda
Kedudukan
Dan bahkan diri kita sendiri
Adalah musuh nyata bagi kita

Musuh kita..
Adalah setiap yang melalaikan kita dari Alloh ta’ala
Musuh kita..
Adalah setiap yang berusaha memadamkan cahaya dienulloh
Musuh kita..
Adalah setiap yang mengahalangi kita dari medan perjungan
Musuh kita..
Adalah setiap alunan rayuan untuk berbuat dosa dan maksiat
Musuh kita..
Setiap yang menghantui jiwa agar jauh dari ketaatan
………………….
ABU SYARBINI ALGHIFARI
Yemen 29- -05- 2008 pkl:21.59

DI UJUNG MALAM

diam sudah bisik sang bayu
diujung malam sunyi memukau syahdu
menekuri deru rindu
hadir seiring musim berlalu
lidahku kelu membeku
dalam dada seruku menggebu

malam membawaku menggantar pada sebuah muara
sebongkah rasa yang menggodam jiwa
lama sudah diri mengembara
diantara kumbangan dosa
jiwaku meronta
perih tiap relung luka tergores duka dihati hampa
bergantian tiada jeda

aku bersimpuh dihadapan-Mu
adukan sebongkah sesak dalam hati
akui setumpuk cela dan khilaf diri
kutundukan kening ini
mencium hamparan kasih yang Kau janji
memohon ampunan dan ridha-Mu ya Illahi

by: Hasna El Syadza

    52 Tanggapan

    1. BERFIKIR

      Berfikirlah sebelum berbicara
      niscaya kau selamat
      jangan berbicara lalu berfikir
      karena akan membuat celaka
      dan jangan jua berbicara sambil berfikir
      karena itu akan membuat kebimbangan
      …………………………
      ABU SYARBINI ALGHIFARI
      yemen 02- 06- 2008 pkl;09.23

    2. AHLU SUNNAH

      Itulah manhaj nubuwwah,
      Itulah harapan bagi umat yang beruswah,
      Itulah metode dakwah terindah,
      Itulah paham para Salaful Ummah,
      Tetaplah kita semua istiqomah,
      Dalam ikatan ukhuwah,
      Di atas ahlu sunnah, ya … ahlu sunnah

    3. A M A N A H

      Di negrimu
      Jutaan ummat menunggu
      Mengharapkanmu datang dengan segudang ilmu
      Kau di rindu untuk menyeru
      Membumikan kalimatulloh diseluruh penjuru

      Jangan menyerah dan bersedih
      Kemuliaan akan segera kau raih
      Terus kaji kitab dan sunnah
      Karena kau generasi da’wah

      Bersungguh-sungguhlah meraih cita-cita
      Raihlah ilmu dengan taqwa
      Jangan pernah berputus asa
      Hingga kau raih surga

      Keilmuanmu adalah lentera
      Perjuangan jamaahmu adalah bahtera
      Sedang ketaqwaanmu adalah nahkoda

      Kesungguhanmu dalam belajar
      Mentari masa depan yang akan bersinar
      Sedang kelalaianmu memanfaatkan waktu
      Adalah penyesalan di hari tuamu

      Inilah amanah mulia
      Menuntut ilmu agama
      Jalan yang mudah meraih surga
      Mendapatkan drajat tinggi di sisi Alloh ta’ala
      Tapi.. jalan ini penuh ibtila

      Kerinduan akan kampung halaman
      Ingatan dosa-dosa sewaktu dalam kebodohan
      Berdiam diri dalam lamunan
      Akan mengajakmu dalam kefuturan
      Jangan biarkan dirimu dalam kesendirian
      Jangan biarkan dirimu dalam kemaksiatan
      Karena maksiat menyebabkan kefuturan
      Bacalah Al-qur’an..!
      Sebagai penawar kefuturan
      Dan ingatlah bahwa kau dalam penantian

      Tetap bersemangat
      Mengemban amanah ummat
      Apapun resiko yang kau dapat
      Hadapi dengan sabar dan penuh khidmat.
      ……………………………..
      ABU SYARBINI AL-GHFARI
      Yemen 09- 06- 2006 pkl:18.11

    4. GELORA PERJUANGAN

      Ibarat batu karang
      Tegar menjulang
      Walau gelombang menerjang
      Begitulah mukmin sejati berjuang
      Tetap gigih walau badai menghadang

      Ikhlas hanya mengharap wajah Alloh
      Berkorban demi tegaknya kalimatulloh
      Tidak mengharap upah
      Dan tiada pula berkeluh kesah
      Terus melaju fisabilillah
      Hingga menapaki kebun-kebun jannah

      Bijaksana lagi arif
      Sekeping hati pejuang aktif
      Kisah juangnya bukan cerita fiktif
      Melainkan mahkota dalam berinteraktif

      Bidadari yang bermata jeli
      Sudah bersanding dan menanti
      Menyambut kedatangan pejuang hakiki
      Yang membeli jannah dengan harga diri

      Istiqomh berjuang bersama
      Meluluh-lantahkan musuh Alloh ta’ala
      Disetiap penjuru dunia
      Tegak berdiri terus membela
      Hingga hari keputusan tiba

      Tidak takut membela yang benar
      Walau di jeruji besi kan terdampar
      Kebenaran harus terus berkibar
      Sedang kebatilan hangus terbakar
      Fajar kemenangan kan bersinar
      Inilah sunnatulloh yang selalu berputar

      Walau derita datang silih berganti
      Semangat juang takkan pernah henti
      Hingga akhir hayat nanti
      Lari..
      Terus berlari..
      Meraih cita-cita suci
      Hidup dalam naungan ridho illahi
      ………………………………..
      ABU SYARBINI AL-GHIFARI
      Yemen 09- 06- 2008 pkl;23.39

    5. CATATAN HIDUP

      Hidup mulia
      Atau mati syahid
      Lambang juang mukmin sejati
      Idiologi kemuliaan abadi
      Menggapai mahligai surg
      Apriori pengabdian diri
      Haluan hidup hakiki

      Memandang wajah Rabbul’alamin
      Ufuk cit-cita dan cinta
      Catatan agenda peribatan
      Hidup atau mati
      Di medan juang
      Adalah rahasia meraih keistqomahan
      Heroisme perjuangan suci
      ……………………………
      ABU SYARBINI ALGHIFARI
      Yemen 12- 06- 2008 pkl:09.53

    6. DIARE DUNIA

      Nikmatnya dunia
      Adalah fatamorgana dan fana
      Eksamen kehidupan hambaa
      Layar bahtera duka cita
      Antara surga dan neraka

      Nurani manusia
      Adalah cinta harta benda
      Bila tiada iman dan taqwa
      Ia akan celaka karenanya
      Lalaikan hidup sederhana
      Angan-anganpun menyelimuti jiwa
      ………………………
      Abu syarbini alghifari
      Yemen 03- 06- 2008 pkl:16.47

    7. thanks to abu syarbini

      allah ma’kum akhi al habib

    8. betapa sedikit rijal yang berilmu,dan betapa sedikit sekali dari rijal yang berilmu itu yang mengamalkan ilmu nya,dan diantara orang yang mengamalkan ilmu sedikit sekali orang yang berjihad dan ber dakwah ,dan diantara oang yang berjihad dan berdakwah hampir-hampir sedikit sekali orang yang bersabar.

      nasalullah tsabat fi sabilillah

    9. smoga Allah memberikan keistiqomah kepada orang2 yang senantiasa berusaha menegakkan Syariah dan khilafah yang akan mempersatukan umat islam seluruh dunia yang sudah terpecah belah menjadi lebih dari 58 negara, ini gak ada hubungannya dengan SYIRIK dan BID’AH, karena ini adalah masalah kepemimpinan umat, gak lucu ah kalau umat islam terpecah belah dikarenakan karena syirik dan bid’ah itu hanya alesan klise aja, terpecah belah itu karena pemikiran kaum muslimin dan konspirasi orang2 kafir dan antek2 nya, smoga Allah membinasakan mereka……amiin
      “yaa Allah bantullah perjuangan mereka, hanya engkaulah yang berkuasa atas segalanya dan kepadamulah kami memohon dengan izinmu yaa rabbi” InsyaAllah

    10. aslm. salam kenal dengan majalah kesayangan ana “GERIMIS” Mudah-mudahan jadi wadah ummat dalam menimba ilmu yang berdasarkan qur’an dan sunnah.
      dan buat para pengurus :jangan pernah lelah dalam mengemban amanah da’wah yang mulia ini karena balasannya adalah jannah.

    11. wah.. sajaknya bagus-bagus tuh…
      di saat para pemuda-pemudi terjatuh dalam kesyirikan cinta ternyata masih ada orang yang peduli buat sajak tentang perjuangan.
      selamat dan semoga banyak orang yang mengambil manfaat dari sajak-sajak ini..

    12. PERINDU BIDADARI

      Kepada perindu bidadari
      Sambutlah senyumnya yang berseri-seri
      Jadikan syahidmu
      Untuknya pinangan suci

      Kematian tak dapat dihindari
      Tak dimajukan dengan jihad haqiqi
      Wahai mujahid janganlah engkau lari
      Pinanglah tujuh dua yang bermata jeli

      Kepada perindu bidadari
      Sambutlah dirinya yang setia menanti
      Serahkan untuknya
      Jiwa raga mahar tertinggi

    13. SENANDUNG PERJUANGAN

      Kawan sadarlah akan perjuang ini
      Masih panjang dan berliku
      Dan baru setapak kita melangkahi
      Mengapa kita berkeluh kesah
      Mengapa kita slalu berkeluh kesah

      Janganlah kau mengira
      Perjuangan ini nostalgia
      Siapkanlah dirimu karna keringat kita kan menetes
      Tabahkan lah hatimu darah kita kan mengalir deras
      Dan barang kali tulang kita kan remuk hancur
      Diantara dentuman mesiuuuu..!

      Kematian yang slalu kita lari
      Kini adalah teman sejati
      Penjara yang dulu kita enggan
      Kini adalah persinggahan
      Pengasingan bagi seorangnpejuang adalah rekreasi
      Hinaan dan celaan
      Perhiasan seorang mujahid militan

      Laa ilah illallah muhammadun rasulullah
      Kalimat yang akan kami bela
      Hingga akhir hayat nanti
      Untuk menggapai ridha ilahi

    14. BANGKITLAH PEMUDA HASMI

      Bangkitlah – bangkit pemuda hasmi
      Bergerak kedepan terus berjuang
      Sambutlah syahid sebagai tujuan
      Tuk tegakkan islam yang gemilang

      Bangunlah bangun pemuda hasmi
      Sigap berjuang dalam satu barisan
      Sambutlah syahid sebagai tujuaan
      Tuk tegakkan islam yang gemilang

      Istiqomah didalam dakwah
      Tegak berdiri diatas sunnah
      Tiada takut celaan yang mencela
      Tetap teguh berjuang bersama

      Majulah – maju pemuda hasmi
      Maju kedepan tumbangkan kedzaliman
      Kibarkan tinggi panji perjuangan
      Menuju umat islami yang cemerlang
      ……………………

    15. Utk Hawari n Tmn2 sprjuangn, Trs mju jgn mndr.. mtkn syrk dgn thd, hncrkn bd’ah dgn snnh, tnmkn khdpn islmy dlm jw2 mslmim n trs brsbr dlm prjuangn ini..
      jgn lmh.. insnyaAlloh bddri mnti kalian..

    16. aslm. terima kasih bagi ikhwah yang telah menyumbangkan pemikirannya buat islam apapun bentuknya selama di bolehkan oleh syara’ dan jangan mundur serta teruslah maju…
      kalau antum tidak mampu pergi jihad di medan peperangan maka berjihadlah dengan lisan-lisan antu agar nanti antum punya hujjah bahwa antum telah menyempaikan kebenaran.

    17. aslm. siapapun yang berbuat maksiat kepada Alloh ta’ala maka dia adalah musuh kita, adapun amerika maka berjihad melewannya adalah sebagaimana jihad musa ‘alaihi salammelawan firaun.
      buat akh Zaenudin: sebaiknya antum kaji lagi aqidah wala dan bara’nya biar antum jangan salah paham antara khilaf dalam furu’ dan aqidah yang tida ada negosiasi.
      salam perjuangan…

    18. buat akh hawarie di yaman;
      semoga antum dapatkan bidadarinya dengan meraih syahid fi sabilillah.. Allohu akbar

    19. Kami adalah cahaya dalam gelap

      Kami adalah kehangatan dalam dingin

      Kami adalah petunjuk dalam kesesatan

      Kami adalah pedang tajam penyayat kezaliman

      Kami adalah senjata beramunisikan keimanan

      Kami adalah perisai berlapis baja perindu Surga

      Kami adalah suara lantang kebenaran

      Kami adalah musuh dari kebathilan

      Kami hunusan pedang keberanian

      Kami…

      Pasukan Allah

      Yang berdiri tegak diatas kumandang takbir

      Yang tersenyum dalam naungan Cinta Ilahi

      Ruh, jiwa, dan raga terbentuk Jihad

      Terbungkus satu seragam Mujahid

      Kami rindukan Kematian Syahid

      Dalam sebuah sapa Syuhada…

    20. GELORA HASMI DI BUMI PERTIWI

      Harapan umat mekar bersemi di bumi pertiwi
      Anggun menawan di tengah dahsyatnya fitnah jahili
      Semerbak wangi pesona sunnah di penjuru negeri
      Menyongsong fajar baru dengan hasmi indah bersemi

      Indahnya islam lama didamba muslim sejati
      Hidayah sunnah begitu dinanti setiap insani
      Akan tetapi pasukan thagut merusak aqidah dengan tirani
      Ragukan sucinya islam yang begitu murni dari ilahi

      Akar _akar jahiliyah menghujam kuat aqidah rakyat
      Kebusukan syirik dipuja_puja sampai sekarat
      Antek_antek thagut slalu mengintai gerakan umat
      Harakah islam dibelenggu begitu kuat

      Semua bungkam saat aktivis dan ulama di jebloskan ke penjara
      Undang _undang thagut di doktrin paksa jadi agama
      Naungan musik memekik telinga dimana_mana
      Nabi palsupun bermunculan di nusantara

      Indonesia jadi sorotan seluruh dunia
      Anak_anak bangsa di cuci otaknya dengan polesan beasiswa
      Hukum allah diperkosa dengan otak cendekia
      Urusan Negara dipisah_pisah dari agama

      Nurani bangsa hancur lebur di dalam kufur
      Tradisi moyang jadi pedoman kuat melebur
      Usaha pemurnian islam slalu di tentang kuat di gempur
      Kebenaran islam semakin lama menjadi luntur

      Majulah wahai pemburu bidadari janganlah takut
      Acuhkan semua rasa gelisah jiwa penakut
      Semangat tinggi kobarkan islam hancurkan thaghut
      Yel _yelkan takbir maju keepan tak pantang surut

      Antusiaslah pemuda hasmi slalu merekrut
      Rapikan barisanmu jangan sampai saling menyikut
      Awasi slalu musuh licikmu dalam selimut
      Kenali makarnya meskipun hanya sekecil semut

      Ayunkan langkahmu pemuda ummah menuju sofwah
      Tapaki manhaj ,tat perintah jangan berpecah
      Indonesia islami samgat didamba jutaan ummah
      Sambutlah gelora harakah dakwah dalam suniyyah

      Lajukan semangatmu wahai engkau generasi harakah
      Arungi perjuangan dengan tekad pantang menyerah
      Masyarakat islami akan terwujud terjalin indah
      Insya Allah hasmi naungi pertiwi jaya merekah

      Salamtuk pejuang hasmi di bumi pertiwi

    21. Tak Bersikap Sombong
      Suatu hari Lukman Al-Hakim menasehati anaknya : ”Janganlah engkau palingkan wajahmu dari manusia dan jangan menjauhkan diri dari mereka. Janganlah engkau memandang manusia dengan remeh dan hina. Janganlah engkau bergaul dengan orang-orang yang hasad, dengki dan sombong. Hiduplah engkau bersama manusia dan untuk manusia. Dengarlah dengan teliti jika manusia berbicara dan bergaul denganmu. Tunjukanlah kepada mereka wajah manis, riang dan gembira. Senantiasa kamu melemparkan senyum kepada mereka. Jika engkau selalu bersama mereka, mereka akan mencintaimu. Senyum selalu, dan berlemah lembutlah kepada mereka. Jika engkau merendah diri (rendah hati) terhadap mereka, mereka akan memuliakan kamu. Ketahuilah wahai anakku, bahwa orang sombong itu tak ubahnya seperti seorang yang berdiri di puncak bukit. Apabila dia melihat ke bawah, semua manusia kelihatan kecil, sedangkan dia sendiri nampak kecil dimata semua manusia lainnya”. (Mutiara Nasihat Lukman Al-Hakim, Karya Dr. Fathullah Al-Hafnawi)

    22. ”Aku akan mendefinisikan islam sebagai yang belum pernah ada orang yang mendefinisikannya : Islam adalah penyerahan, penyerahan adalah keyakinan, keyakinan adalah pengukuhan, pengukuhan adalah pengakuan, pengakuan adalah pelaksanaan (kewajiban) dan pelaksanaan (kewajiban) adalah amal” (Ali bin Abi Thalib Ra)

    23. hari ini kita tidak butuh orang yang pandai berdebat tentang jihad, kita butuh orang-orang yang iklas berjihad,jika niat antum antum siddiquntuk berjihad allah mudahkan jalan kesyahidan , mudah -mudahan allah meninggikan royatul jihad di bumi iini

    24. salam

    25. DOSA MENYEBABKAN KESILAN DAN KECELAKAAN
      Orang lain dan semua yang melata dibumi akan turut merasakan kecelakaan akibat dosa dan kezaliman yang dilakukan oleh seseorang
      Abu hurairah berkata “sesungguhnya seekor burung akan mati di sarangnya karena perbuatan zalim seseorang . “mujahid berkata, “sesungguhnya binatang ternak melaknat ahli maksiat dari keturunan adam. Jika paceklik menimpa dan hujan tidak turun ia berkata, ini akibat maksiat yang dilakukan oleh anak adam. ”ikrimah berkata, ”binatang melatan dan serangga dibumi, hingga kumbang kelapa dan kalajengking berkata. ‘kami tidak merasakan walaupun setetes hujan karena dosa-dosa keturunan adam.”
      Akibat dari dosanya tidak berhenti disitu, tapi juga yang tidak melakukan maksiat juga turut melaknatnya (Soruce : Ibnu Qayyim Al-Jauziyah, Penawar Hati Yang Sakit Halm. 72)

    26. salam tuk siska,afwan jika ana banyak salah ma u ,belajar yang rajin, gimana belajar sohih bukharinya? ana doain u jadi jadi ahli hadits

    27. MARAHABAN YA RAMADHAN

      SLAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA

      MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN

    28. aslm. ustadzah siska kf hlk? gimna kuliah dan skripsinya? sdh hafal belum ringkasan shahih bukharinya? selamat deh kl dh hafal.. tp jangan lupa yah muroja’ahnya. oh iya kapan pulang ke indonesianya.. insya Alloh sebelum pulang ana akan kunjung ke ustadzah.. mo nitip kitab2 ke rumah..
      ko online ga bilang-bilang sih..?
      ustadzah siska.. sebaiknya ga usah di ladenin kl mo depat di web gerimis sbb forum ini bkn utk depat, tp kl lewat email jawab aza yang berdasarkan qur’an dan sunnah.
      @redaksi..
      semoga tetap semangat, boleh minta info ma;had khusus akhwat ga? di tunggu ya..

    29. Subhanallah… indah juga yach… ayo yang mau ikut menuangkannya … tafadhal masykuran….

    30. jazakalloh kepada semua ikhwah yang mau berjihad dalam bentuk apapun…

    31. DOSAKU

      Luasnya lautan…

      Tak seberapa!

      Dibandingkan

      Dosaku

      Tingginya langit….

      Tak seberapa!

      Dibandingkan

      Dosaku

      Besarnya gunung….

      Tek seberapa!

      Dibandingkan

      Dosaku

      ……………………….

      Ya….

      Dosaku melebihi itu semua!

      Akankah Tuhan memaafkan ku?

      Aku hanya bisa ‘gigit jari’

      Semua terserah Kehendak-Nya….

      Aku?

      Hanya bisa Harap-Harap Cemas…

      Ya….

      Semoga Tuhan berkenan memaafkan dosaku

      walapun seberat biji sawi…

      —————————-

      Usup Supriyadi

      Bogor, 28 Oktober 2008, pukul 01:00 WIB dini hari.

    32. SANG ISTRI

      Sang Istri….

      Mestinya mematuhi Sang Suami…

      Namun itu dulu!

      Sekarang?

      ………………

      Para Istri berkata

      Kami punya emansipasi !

      Ya….

      Emansipasi dikambing hitamkan!

      ………………………….

      Sang Istri

      Mestinya menjaga dan merawat anaknya

      Namun itu dulu!

      Sekarang?

      ……………

      Para Istri berkata

      Kamikan kerja!

      Lagi pula ada babysister!

      Lagi pula ada penitipan!

      ………………………….

      Sang Istri

      Apakah anakmu barang titipan?

      Ataukah Itu bukan lagi tugas Istri

      ……………

      Sebuah fakta dalam realita kita!

      Sang Istri menyerupai

      Atau menginginkan

      Menjadi

      ‘Sang Suami’

      ……………………….

      Bangunlah para Suami!

      Dan didiklah para Istrimu!

      —————————–

      Usup Supriyadi

      Bogor, 22 November 2008, Pukul 07:00 WIB

    33. DILEMA CINTAKU

      Cinta….

      Ketika dia menghampiriku

      Aku bersyukur

      Bahagia dan Tertawa

      Namun…..

      Itu tak selamanya!

      Gelombang Kebenaran pun datang

      Mengukirkan dilema cintaku

      Ya….

      Dilema Cintaku

      Akankah ku teruskan cinta ini?

      Ataukah ku campakan saja kebenaran

      Dan ku lanjutkan cintaku dengannya?

      Sakit….

      Semakin sakit!!

      Gelombangnya tak terkentikan

      Aku pun memutuskan!

      “Kita harus sudahi ini”

      Ya….

      Akhirnya ku sudahi

      Hubunganku dengannya

      Dalam hati hanya bisa berharap

      “Jika berjodoh, kita pasti bersama”

      Haripun berlalu

      Ku jalani semua

      Dengan…

      Niat dan Semangat

      Di Jalan-Nya….

      ————————-

      Usup Supriyadi

      Bogor, Juli 2008, Sekitar pukul 22 malam di kamarku

    34. Wahai Orang-orang yang beriman!
      Bangunlah! Bangkitlah!
      Lihat!
      Dengar!
      Nabi mu!
      Rasul mu!
      Dinistakan!
      Dilecehkan!
      Apakah kamu peduli?
      Janganlah kamu tenang seakan tak peduli !
      Lakuakan tindakan
      Dengan
      Tanganmu
      Tidak bisa?
      Dengan lisanmu?
      Tidak bisa?
      Dengan Hatimu
      Tidak bisa?
      sudah pergilah bersama-sama yang kafir!

      Ayo lakukankan salah satunya!
      Kapankah kamu buktikan rasa cintamu pada nabimu?
      Apakah kamu hanya seorang munafik?
      seorang pecundang?
      pengecut sejati?

      Lakukanlah!
      Sesungguhnya mereka para musuh Allah memang ditangguhkan
      Namun, akhir dari mereka hanyalah Jahaman!

      Doa
      Ya
      Itu sebuah senjata utama ummat
      Lakaukan!

      Mohonkan pada Allah swt.

      Ku katakan disini: “Wahai Kafir, tunggulah pasti azab-Nya akan datang, dan kami pasti dimatikan lebih dahulu, agar hanya engkaulah yang merasakan azab yang pedih! sesungguhnya, akupun termasuk orang-orang yang menunggu!”

      —————————————
      Usup Supriyadi, Bogor, 22 November 2008, pukul 13:10 WIB!

    35. Teruntuk Ikhwan semua dimanapun berada…Aku adalah penulis baru…yang baru membuka lembaran baru…karna aku baru dapat website baru ini..baru-baru ini…afwn banyak “baru”nya…kan baru buka halaman puisi yang baru saja aku buka…yang namanya puisi kan harus ada kata yang berulang-ulang…WALLAHI ANA UHIBBUKUM FILLAH…

    36. Aslmkm,kata akan indh ktk dirangkai. Syukron katsir buat ikhwah fillah yg ngizinkan ana ikutan disini.ana pndtang bru,yg haus akan smangat jhad,trus semangat dan brjuang,wlaw kt t’mampu mengangkat snjta,dgn pena kta hancurkan kezaliman,dgn pena kita muliakan Islam.slm kenal dri sambas,Kalimantan barat.

    37. Gejolak yang membuncah memenuhi dada ini…
      Bersama asa yang rindu mendalam…
      Dari hamba yang berlumur dosa dan kealpaan…
      Berharap dapat bersua dengan-Mu…
      Wahai Rabbul`alamiin…

      Dengan taubat ku berharap…
      Kuatkan jiwa ini mendatanginya…
      Kokohkan langkah kaki ini menempuhnya…
      Azzamkan niat ini dalam mencapainya…
      Ikhlaskan hati ini menjalaninya…

      Aku rindu…aku rindu…aku rindu…
      Rindu berjumpa dengan-Mu dalam SYAHADAH…
      Rindu bersua dengan-Mu dalam IMAN…
      Rindu bersama-Mu dalam TAUHID…
      Rindu indahnya hidup dalam naungan ridha-Mu…
      Syari`at ISLAM…Daulah ISLAM…Khilafah ISLAM

      Duhai Alloh yang tiada sekutu bagi-Mu…
      Hantarkanlah kerinduanku ini…
      Mudahkanlah…
      Lapangkanlah…
      Tuk raih cita-cita…
      KEMULIAAN HIDUP DALAM ISLAM, ATAU
      KESYAHIDAN DALAM PERJUANGAN

      Aku berharap termasuk yang Kau hantarkan….
      Ridhai dan kabulkanlah…
      Amien ya Alloh, ya Rabbal`alamiin…

    38. Tugas suci ini sejak bermulanya zaman…
      Selalu hanya dilaksanakan oleh orang-orang yang mulia..
      Dikawal malaikat-malaikat nan suci..
      Tak ada tugas yang lebih mulia darinya atau setara dengannya..

      Meninggikan kalimatulloh… Manhajulloh…
      Agama Alloh… kedaulatan Alloh…
      Misi penyelamatan masal atas manusia…
      Dari kegelapan api neraka.. dan kegelapan dunia…
      Perlombaan mencari kedudukan yang lebih tinggi di sisi Alloh…
      Menggapai rohmat dan ampunan-Nya…
      Tugas tersuci didalam Islam…

      Kawal dia..!!! kawal… jangan sampai lengah!!!
      Kawal sampai pintu rumah terakhir di negeri ini..!!!
      Jangan khianati amanah ini…!!
      Amanah ini telah diserahkan kepadamu…!!
      Jadilah pengawal setia…!!!
      Hiduplah di atas kesetiaan dan matilah di atas kesetiaan…!!!
      Jangan pedulikan luka-luka di kaki…
      Dan jangan pedulikan luka-luka di hati!!

    39. umar ra. pernah berkata : “orang yang pandai bukanlah orang yang mampu membedakan hal yang baik dg hal yang buruk. tetapi, orang yang pandai ialah orang yang mampu memilih hal yang baik diantara hal-hal yang buruk.”

    40. Sunniyyah!

      semoga kita tetap istiqamah dalam jalan dakwah…
      hingga berkibarlah bendera sunnah…
      yang selalu diharapkan ummah…
      mereka yang tak pernah lelah…
      menggapai jannah…
      yang begitu luas nan indah…
      hingga keluarlah keringat dan darah…
      dalam berjuang dan berdakwah…
      menjadikan umat dalam satu ukhuwah…
      yang tak pernah lepas dan berpisah…
      yang tak dapat tergoyah…
      yang tak lemah bila terjarah…
      itulah umat ahlu sunnah wal jama’ah…
      yang berada di atas qur’an dan sunnah…
      yang tak pernah berkeluh kesah…
      hingga kemenangan menjadi absah…
      ataukah syahid yang muliah…
      Keduanya adalah kebaikan nan indah…
      Terdapat pada surat at-taubah…

    41. Kata-kata Mutiara

      1) Perkataan Imam Syafi’i Rahimahulloh Ta’ala Ajmain: “ Tidak akan Sukses para penuntut ilmu kecuali sudah terkumpul enam hal ”,

      A). Otak yang cerdas.

      B). Giat/Rajin.

      C). Sungguh-sungguh.

      D). Mempunyai harta.

      E). Menjadi kesayangan Guru.

      F). Dengan waktu yang panjang/lama.

      2) Perkataan Abu Nu’aim Rahimahulloh Ta’ala Ajmain : “ Tidurnya seseorang berdasarkan ilmu lebih baik daripada shalatnya seseorang diatas kebodohan /kejahilan “.

      3) Perkataan Ali bin Abi Thalib Radhiyalloh Anhum: “ Seorang murid adalah budak bagi gurunya meskipun gurunya hanya mengajarkan satu huruf “.

      Created by: Abu Hanifah Muhammad Faishal alBantani al-Jawy bin Shalih Abu Ramadhan diambil dari situs Islam http://anshoruttauhid.blogspot.com

    42. Syair Renungan: ” Teruntuk Saudara Seimanku… ”

      1. Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia…. Alloh tau betapa kau telah berjerih payah.

      2. Jika kau telah menangis sekian lama dan hatimu terasa perih… Alloh telah menghitung dentingan air matamu.

      3. Jika kau pikir bahwa hidupmu sedang menanti sesuatu dan waktu serasa berlalu… Alloh sedang menanti bersamamu.

      4. Jika kau MERASA SENDIRIAN dan Saudara-Saudaramu SIBUK dengan banyak urusan… Alloh senantiasa berada di dekatmu.

      5. Ketika kau berpikir, kau sudah mencoba segalanya dan tak tau harus berbuat apa lagi… Alloh selalu punya jawabnya.

      6. Ketika segala sesuatu tidak masuk akal dan kau merasa sangat tertekan… Alloh mampu menenangkanmu.

      7. Jika kau merasa ada jejak-jejak harapan terbesit di hatimu… Alloh sedang berbisik kepadamu.

      8. Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kamu merasa ingin mengucap syukur… Alloh telah memberkahimu.

      9. Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mempunyai mimpi untuk digenapi… Alloh telah membuka dan memanggilmu dengan namamu.

      10. Ketika sesuatu yang indah terjadi dan engkau dipenuhi ketakjuban… Alloh telah tersenyum padamu.

      Ingatlah Saudaraku…

      Dimanapun engkau, kemanapun engkau dan kapanpun engkau menghadap… Alloh TAU !!!

      Mari mendekat pada Alloh lebih dekat. Agar tunduk kala yang lain angkuh. Agar teguh kala yang lain runtuh. Agar tegar kala yang lain terlempar. Rapatkan Shaf!, Bangkitkan Ghiroh-mu (semangat) demi Dien (Agama) kita Islam yang mulia serta jangan futur dan terlena dalam dunia yang penuh badai fitnah dan syahwat serta Kemusyrikan dan Kemaksiatan juga penuh dengan Fatamorgana ini, marilah kita mendekatkan diri kepada Alloh Rabb kita yang menciptakan kita dan mematikan kita. ALLOHU’ AKBAR. Mari kita bersama berlomba-lomba meraih Shirothul Mustaqiem (Jalan yang lurus) yang membawa kita kepada jalan Alloh Ta’ala jangan melalui jalan yang tidak diridhoi Alloh Azza Wa Jalla karena akan mendapatkan adzab-Nya yang sangat pedih. Wallohu’ Ta’ala ’Alam Bish Showab

      Wassallam. Serang-Banten, Jum’at 21-11-2008, Ikhwah fillah

      Abu Hanifah Muhammad Faishal alBantani al-Jawi
      Syair’ Tema: “ Kerendahan Hati “

      ……….kalau engkau tak mampu
      Menjadi beringin,
      Yang tegak di kaki bukit,
      Jadilah saja belukar yang terbalik,
      Yang tumbuh di tepi danau……

      Kalau engkau tak sanggup menjadi
      belukar,
      Jadilah saja rumput,
      Tetapi rumput yang memperkuat tanggul,
      pinggiran jalan….

      Kalau engkau tak mampu menjadi jalan
      raya,
      Jadilah saja jalan kecil,
      Tetapi jalan setapak yang membawa
      Orang ke mata air…..

      Tidak semua menjadi kapten
      Tentu harus ada awak kapalnya
      Jadilah saja dirimu…..
      Sebaik-baik dari dirimu sendiri

      Masjid Al-Falah Perum. Bekasi Permai, Kota Bekasi 12 Mei 2008
      Dibuat oleh: Abu Hanifah Muhammad Faishal alBantani al-Jawy bin Shalih Abu Ramadhan
      semoga dapat bermanfaat. diambil dari situs Islam http://anshoruttauhid.blogspot.com

    43. Ajarilah aku wahai Syahid:

      Ajarilah aku, bagaimana bisa mati Syahid
      Ajari aku agar bias mati terpuji
      Ajari aku, bagaimana aku harus patuh kepada Rabb-ku,
      Meninggalkan dunia, nun jauh di sana
      Ajari aku, bagaimana meninggalkan keluarga-ku
      Dalam keadaan teguh dan sabar, seperti gunung yang kokoh
      Ajari aku, bagaimana meninggalkan anak-anak ku
      Dengan menunduk dan menata hidup baru
      Kupasrahkan orang-orang yang ku cintai, kepada yang Maha Penyayang
      Tidak ada yang menyantuni ayah ku, selain yang Maha Penyayang
      Demi Rabb-mu, ajari dan katakan pada ku
      Apakah kamu tidak pernah menginginkan kehidupan?
      Beritahu aku kabar gembira itu, wahai kekasihku
      Nikmat apa yang kau lihat pada orang yang mati Syahid?
      Wajah mu adalah cahaya yang tidak menjemukkan pemandangnya,
      Kata-katamu adalah kebenaran, dan telah ada buktinya
      Diam mu adalah berpikir, kau tidak suka banyak bicara
      Urusan mu adalah serius, dan jauh dari senda gurau
      Bangunlah saudara ku, bulatkan tekad mu
      Setelah itu, engkau tidak akan takut lagi!

      sumber asli situs http://www.tawhed.ws atau buku “Darah Syuhada”

    44. Izinkan Aku Bercerita Tentangmu…!!!

      Jangan pernah lelah wahai Mujahidku
      Karena ku kan senantiasa dibelakangmu untuk mendukungmu
      Jangan kau tengok ke belakang, lihatlah kedepan
      Didepan ada musuhmu, musuh Tuhan kita
      Jadikan mereka terhina dengan kekuatanmu
      Janganlah ragu untuk melepaskan peluru dari selongsong senapanmu
      Bidiklah tepat dijantungnya
      Jadikan ia mati sia-sia, tak memberi kemenangan bagi sekutunya
      Maju terus jangan pernah menyerah
      Lepaskanlah duniamu
      Karena sungguh dunia ini hina
      Sesungguhnya disisi Tuhan kitalah sebenar-benarnya kebahagiaan
      Ingatlah isteri-isteri akhiratmu menunggumu dengan penuh cinta
      Mereka senantiasa mendendangkan syair kerinduan
      Hanya untukmu, hanya untukmu

      Disaat kau pulang dengan membawa kemenangan
      Maka janganlah kau merasa puas hingga Allah memenangkan agama ini atau kau menemui syahid dimedan itu
      Dua pilihan yang menguntungkan, bukan?
      Siapakah yang tidak suka dengan perniagaan demikian?
      Sungguh merugi bagi orang yang membeli kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat
      Bukankah kau tidak demikian?

      Kau sering bercerita kepadaku tentang indahnya syurga
      Dengan berbagai kenikmatan didalamnya
      Dan akupun mendengarkan dengan seksama
      Betapa indahnya jika kita termasuk penghuni didalamnya
      Menuai keridhaan-Nya selamanya

      Wahai Mujahidku…aku sering melihatmu bercucuran air mata
      Dan seketika itu kau tersungkur bersujud
      Memanjatkan sebuah do’a
      Aku tak bisa mendengarnya karena suaramu tertahan oleh gejolak didadamu
      Namun ku tau
      Itu adalah gemuruh kerinduanmu padanNya
      dan kau memohon untuk bisa membela saudara-saudaramu dari para Thagut kaum kuffar
      mengembalikan izzah mereka

      wahai Kekasihku…ku kan senantiasa berdoa untuk mu agar harapanmu terpenuhi
      untuk bisa kembali ke medan pertempuran itu
      sungguh aku ridha jika harus dua kali atau bahkan berulang kali ditinggal olehmu
      meski kerinduanku belumlah pupus
      meski sajadahku belumlah kering karena banyaknya air mata kerinduan mengharap hadirmu disisiku
      meski hari-hariku kan kembali sepi oleh canda dan petuahmu

      meski kau tak lagi mengimamiku shalat
      meski kau tak akan menyakasikan kehadiran Mujahid kecilmu menghirup udara kehidupan
      aku ridha, sungguh aku ridha
      asalkan Rabb kita memperkenankan kita bersua dan berkumpul di JannahNya
      untuk selamanya
      Jika kita tak berjumpa kembali
      Maka kan ku semai cintamu disyurga
      Dalam istana takwa

      senyumku mengembang jika ku membayangkannya (syurga)
      namun ku tak bisa menyembunyikan rasa cemburuku pada bidadari bermata jeli
      yang akan membagi kasihmu dengan ku
      kecantikan mereka tiada tandingan
      meski kau selalu menyanjungku tiap pagi dan malam hari
      namun seperti yang kau tau aku adalah wanita pecemburu
      jiaka rasa itu menyerang maka aku kan mengingat kata-katamu
      “kecantikan bidadari memang tiada duanya namun wanita dunia lebih mulia dan tiada tandingannya karena mereka bersusah payah beribadah sewaktu didunia”
      Dan seketika itu pula hatiku riang
      Ahhh..kau selalu mengerti bagaimana caranya membuatku senang

      Wahai pujaanku….tiada berita yang lebih kusukai selain berita tentang kesyahidanmu
      Oleh karena itu janganlah berhenti untuk mengharap syahadah pada-Nya
      Mudah-mudahan Allah melapangkan jalanmu menujuNya
      Kau ingat bukan Rabb kita telah berfirman
      “Barang siapa menolong agamanya maka dia akan menolongnya pula”
      Yakinlah itu

      Wahai kekasih hati….jangan pernah ragu untuk meninggalkanku kembali
      Jangan fikirkan aku
      Karena ku kan baik-baik saja
      Ku kan setangguh isteri Handzalah
      yang merelakan malam pengantinya untuk memenuhi seruan-Nya
      Kan kutopang hidupku tanpamu
      Karena kini ku telah terbiasa
      Kau yang mengajarkannya padaku, bukan?
      Bukankah kita telah berkomitmen dari awal perjumpaan
      dan saat ijab Kabul diucapkan
      untuk mendirikan bangunan kasih kita diatas jalanNya
      hingga syahid menjemput?
      Kita tau perjumpaan didunia adalah sementara
      Karenanya kita memohon perjumpaan yang kekal
      Hingga kau dan aku tak terpisahkan lagi oleh ruang dan waktu
      Allaahumma Amiin

      Salam rinduku untuk mu selalu

      ‘Aisyah-mu

      azfa syahiidah

      http://www.arrahmah.com/forum/viewthread/95/

    45. Mujahidah dari Bumi Jihad

      Aku Wanita Mujahidah Sejati…
      Yang tercipta dari tulang rusuk lelaki yang berjihad..
      Bilakah khan datang seorang peminang menghampiriku mengajak tuk berjihad..
      Kelak ku akan pergi mendampinginya di bumi Jihad..
      Aku selalu siap dengan semua syarat yang diajukannya..
      cinta Allah, Rasul dan Jihad Fisabilillah
      Aku rela berkelana mengembara dengannya lindungi Dienullah
      Ikhlas menyebarkan dakwah ke penjuru bumi Allah

      Tak mungkin ku pilih dirimu.. .bila dunia lebih kau damba…
      Terlupa kampung halaman, sanak saudara bahkan harta yang terpendam..
      Hidup terasing apa adanya.. asalkan di akhirat bahagia…
      Bila aku setuju dan kaupun tidak meragukanku…
      Bulat tekadku untuk menemanimu…

      Aku Wanita mujahidah pilihan…
      Yang mengalir di nadiku darah lelaki yang berjihad…
      Bilakah khan datang menghampiriku seorang peminang yang penuh ketawadhu`an…
      Kelak bersamanya kuarungi bahtera lautan jihad…
      Andai tak siap bisa kau pilih…
      Agar kelak batin, jiwa dan ragamu tak terusik,
      terbebani dengan segala kemanjaanku, kegundahanku, kegelisahanku…
      terlebih keluh kesahku…

      Tak mungkin aku memilihmu…
      bila yang fana lebih kau cinta…
      Lupa akan kemilau dunia dan remangnya lampu kota…
      lezatnya makanan dan lajunya makar durjana…
      Sebab meninggalkan dakwah karena lebih mencintaimu…
      dan menanggalkan pakaian taqwaku karena laranganmu…

      Meniti jalan panjang di medan jihad…
      Yang ada hanya darah dan airmata tertumpah…
      serta debu yang beterbangan,
      keringat luka dan kesyahidan pun terulang…
      Jika masih ada ragu tertancap dihatimu…
      Teguhkan `azzam`ku tuk lupa akan dirimu…

      Aku wanita dari bumi Jihad…
      Dengan sekeranjang semangat berangkat ke padang jihad…
      Persiapkan bekal diri menanti pendamping hati, pelepas lelah serta kejenuhan…
      tepiskan semua mimpi yang tak berarti…
      Adakah yang siap mendamaikan Hati ??
      Karena tak mungkin kulanjutkan perjalanan ini sendiri…
      tanpa peneguh langkah kaki.. pendamping perjuangan…
      Yang melepasku dengan selaksa do`a…
      meraih syahid… tujuan utama…
      Robbi… terdengar panggilanMu tuk meniti jalan ridhoMu…
      Kuharapkan penolong dari hambaMu… menemani perjalanan ini…

      by marwan hadid

      http://www.arrahmah.com/forum/viewthread/7/

    46. Syair Malulah kepada الله

      إذا ما خلوت بريبة في ظـلمـة

      و النـفـس داعية إلى طغيان

      فاسحي من نظر الإله و قال لهـا

      إنّ الـذي خلق الظـلام يراني

      Apabila Engkau menyepi dengan keraguan dan kegelapan

      Dan nafsu mengajak untuk kemaksiatan

      Malulah dari pandangan Alloh dan katakan padanya

      Sesungguhnya pencipta kegelapan akan melihatku

      [dalam kitab كيف تتحمس لطلب العلم الشرعي, karya أبو القعقاع محمد بن صالح بن إسحاق الصيعري, penerbit فهرسة مكتبة الملك فهد الوطنية أثناء النشر (cetakan III tahun 1420), hal. 108)]

    47. Darah Syuhada yang Mengalir ke Surga
      Ditulis dalam syair palestina by ahsinmuslim di/pada Januari 24th, 2008
      ” Darah Syuhada yang Mengalir ke Surga ”

      Kalian menyaksikan lautan merah itu

      Merahnya merah para syuhada

      Yang tumpah membasahi tanah kelahiran, al Aqsa

      Darah perjuangan itu

      Mengalir lembut menuju taman surgawi

      Subhanallah, harumnya seharum kasturi

      Yang tercium ke segenap penjuru al Quds

      Memberi semangat baru

      Para mujahid kecil palestina

      Tuk ikut serta mengalirkan darah mereka

      Pada muara sungai firdausyi

      Sambiroto, 20 Januari 2008

      ” Palestina: dalam sebuah pertunjukan layar lebar ”

      Palestina adalah sebuah tragedi

      Tragedi layar lebar

      Yang memperoleh award

      Dengan jumlah penonton buta terbanyak

      Wow, mengagumkan

      Intifadhoh,

      Sebuah kisah perjuangan klasik

      Rakyat palestina

      Mempertahankan sejengkal tanah suci

      Al Quds,

      Sejuta pasang mata menatap

      Tiada lelah

      Menyaksikan drama pembantaian

      Terhadap rakyat tiada berdosa

      Oleh tentara kafir laknatullah

      Yahudi Israil

      Penembakan membabi buta

      Atas as syahid al Aqso adalah sandiwara?

      Penjamahan liar terhadap wanita-wanita palestina

      Adalah sandiwara?

      Penghancuran rumah-rumah usang

      Adalah rekayasa?

      Hebat ya,

      Israil begitu lihai mengubah fakta menjadi tipu daya

      Dan sayangnya

      Mereka berhasil menyihir sejuta pasang mata

      20 Januari 2008

      ” KEBIASAAN ANAK PALESTINE ”

      jika anak-anak dunia gemar koleksi perangko

      maka anak-anak Palestine tersenyum kumpulkan

      serpihan-serpihan bom molotof

      senyum anak-anak dunia menyambut mentari

      anak-anak Palestine mempunyai cara tersendiri

      menyambut pagi,

      berdiri tegak di perbatasan

      antara Israil dan palestina

      bersama batu dan ketapel kayu

      tatkala tank-tank serdadu Israil muncul

      mereka telah siap dengan semangat mengepal

      bak hujan deras

      batu-batu itu terlempar jua dari tangan-tangan syuhada

      dari kebiasaan,

      sejarah mencatat mereka

      dalam tinta-tinta darah

      dunia menjadi saksi kesyahidan mereka

      3 Juni 2007

      Untuk tanah yang diberkati, anak-anak pengukir sejarah.

      Israil?, Siapa takut!

      Satu, perdamaian

      Semu

      Siapa mau?

      Perbincangan palestina-Israil

      Berbulan-bulan lamanya

      Beribu-ribu perjanjian di buat

      Hanya tuk sebuah kata “ damai “

      Hasilnya?

      Semu

      Siapa mau?

      Kesepakatan damai tercapai

      Tapi sang dajjal membelot

      Dari lembar-lembar perjanjian

      Siapa mau?

      Rupanya Israil belum puas mengajak kita berperang-perangan

      Beradu senjata, tak berimbang!

      Siapa takut?

      Tiada istilah damai

      Dalam kamus perjuangan Mujahid

      Pada tentara zionis Israil

      Sang dajjal

      Dua,“ wahai ya yahud,

      perjuangan belum berakhir

      lihatlah tentara Muhammad

      berdiri tegak di atas tonggak Islam

      siap tukarkan darah kesyahidan

      demi al Aqso, tanah yang di berkati”

      “ Khaibar-khaibar ya yahud! ja’isyu Muhammad sa ya’ud!” Tiga,

      Ingatkah kau dengan Yahya Ayyas?

      Sang insinyur peradapan

      Dengan nasihat-nasihat peneguh jiwa

      Telah terukir di tubuh Mujahid

      Hasilnya,

      Intifadhoh berkobar

      Dan prajuritmu?

      Lari terbirit-birit

      Mencari tempat persembunyian

      Pengecut!

      Empat,

      Hanya sebuah ketapel kayu

      Menjadi saksi perjuangan

      Dan batu-batu bisu

      Siap di lemparkan bersama

      Demi tepi barat, Jerusalem, Gaza,dan Jenin

      Yang diambil paksa oleh zionis

      Dan rasa rindu

      Berjumpa dengan-Nya

      Menjadi pemompa semangat pejuang palestina

      Sambiroto, 25 April 2007 diambil dari Situs Islam http://ahsinmuslim.wordpress.com/

    48. ZIONIST ? SALIBIS ? OUT !!

      Belum kering tetesan darah saudaraku yang tumpah,
      karena ulah tangan kotor anda
      Belum berhenti tangis adikku ditinggal ibu tercinta,
      Karena keconkakan tangan najis anda
      Belum habis kepulan debu rumahku terhantam hancur,
      Karena buldoser laknat milik anda
      Belum reda teriakan takbir ayahku mempertahankan Izzatul Islamnya,
      Karena paksaan dan propaganda dusta anda

      Kami berjanji……..
      Tidur anda tidak akan pernah nyenyak
      Makan anda tidak akan pernah nikmat
      Tiap tarikan nafas anda tidak akan pernah lega

      Meski ruh-ruh kami menguap ke angkasa
      Semangat jihad kami senantiasa mengganda
      Menjadi syaithon pengganggu ketenangan anda
      Hai…anda dajjal berwajah bush….dajjal berwajah blair….
      Dajjal berseragam tentara sekutu…

      Kami katakan…..
      Anda tidak akan pernah merasakan kemenangan,
      Anda akan menelan kehinaan dunia dan keburukan akhirat
      Mengekor, menjadi bayang hitam setiap waktu
      Hingga ALLOHU TA`ALA menurunkan azab pada anda dan teman-teman anda!!!

      Ummu Faris
      Muharram 1427 H

    49. we cried

      We cried when our mothers, sisters, daughters and wives were raped right in front of our very own eyes
      The day when we were forced to watch this so-called ?Entertainment Show-

      We cried when we saw them lying helplessly on the floor
      All bruised and injured as tears streamed down their fragile cheeks

      We cried when they could not and would not even look at us in the eye
      Slowly yet gradually their separation grew from their husbands, brothers and fathers

      They did not know what to say
      Or what to do
      Confusion swarmed in their heads

      They would sit quietly in the house
      In the corner of the room
      Starring in to space

      -Angry Indeed They Were-
      Questioning themselves:
      ?Why Me? Why! Why! Why!?

      Revenge is embedded in their hearts
      As the anger grows
      The need to kill those who raped them grows

      They never lost faith or Tawakkul in Allah (Jallalahu)
      They knew He (SWT) will reward them with something better than what they have in this Duniya
      That they will feel purified when in Jannah
      -Insha?Allahu Ta?aala-

      We cried when our fathers, brothers, husbands and sons were tortured, abused and murdered right in front of our very own eyes
      We could hear them screaming:
      ALLAHU AKBAR

      We cried as they [The Kaafirs] slowly peeled the flesh of our conscious brothers, sons and husbands and from the naked body of our fathers

      We cried as we heard their screams of agony
      -In Pain They Were Indeed-
      But even when being brutally tortured by the Shayateen
      They continuously glorified Allah (SWT)
      Never did they forget Him (SWT)
      Always had faith and indeed Tawakkul in Him (SWT)

      We cried the day our baby brothers, sisters, sons and daughters
      -Those Innocent Innocent Children-
      Were raped, bombed and shot at

      What was their crime?
      Only that they [The Children] would follow in the footsteps of their Mujahid fathers
      In the footsteps of their Shaheed parents

      But I will never come to know as to why these dirty hypocrites would want to rape a child!!!!

      These Kaafirs fear Muslim children
      You see when one stone is thrown at them [the Kaafirs]
      It will feel like bullets being shot at them blank point
      Right in their dirty infested hearts

      Little children getting arrested
      And getting sent to the Israeli cells
      These little kids
      Who have not yet matured
      Some who have not yet even been potty trained
      Who should be with their mothers
      Are instead locked behind bars

      We cried the day the Kaafirs separated us from our families
      Took away our dignity
      Killed our sons, daughters, fathers, mothers, husbands and wives, brothers and sisters
      And put our kids in jail

      We cried as we helplessly watched the Kaafirs mutilate the bodies of al-Shaheed
      We watched on with tears streaming down our face as they played with the bodies of al-Shaheed
      By sticking cigarettes in their mouths
      By cutting them up
      And taking their organs out

      -What a Sick, Sad and Indeed Twisted Sight it is and Was-

      But you know what ?
      We have cried way too much
      We have sat quietly long enough
      We must unite and take our lands back
      Take back what rightly belongs to us

      We must destroy the Kufaar
      We must make them tremble with fear
      We must get them out of our lands
      And show them the unity of the Muslims
      -That Indeed we are One-

      Too many tears have indeed been shed
      Now it is the time to shed the Kaafirs Blood

      ~from our brother in one of Jehad land~

      http://www.arrahmah.com/index.php/forum/viewthread/664/ serta http://ainuamri.wordpress.com

    50. Syair Nasyid Asierun fie Ghoyaibihim asier…
      اسير في غيائبهم اسير

      اسير في غيائبهم اسير .. اسير في سجونهم حقير ..

      يدنس عزتي علج رماني .. على الرمضاء يلفحني الهجير ..

      يدوس كرامتي حين و حين .. يقهقه و هو خمار سكير

      و انات الاسارى شاهدات .. على ملياركم اين الطرير ..

      و اين الفارس المغوار يأتي .. يفك القيد اعياني الزفير ..

      ولو ان القطيع لنا جوار .. لما طابت لسكنانا الحمير ..

      أيهنأء عيشكم يا قوم اني .. اجرع كأس حنظلهم مرير ..

      ولكني اخبركم بانا كمثل الاسد .. اذا خفي الزئير ..

      لنا العزمات رغم القيد انا .. بقيد الشرع احرار نسير ..

      ايا جبناء قد حان انتقامي … ايا اسارا قد صاح النذير..
      و ميثاق مع الله اشترينا .. . تكاد نفوسنا شوقا تطير ..

      و في ذات الاله تهون نفسي .. و نفس القاعدين لها شخير..

      diambil dari situs Islam di http://jihaddandakwah.blogspot.com

    51. salamu’alaykum

      mbak hasna congrat

      teruskan perjuangan mu
      puisi yang indah

      i love it

    52. assalamu’alaykum

      permisi silaturahmi

    Tinggalkan Balasan