Bagi pembaca yang memiliki nasehat-nasehat yang berharga. Dipersilahkan meluangkannya di halaman ini (dalam bentuk komentar), yang selanjutnya akan admin susun. Semoga satu huruf yang tertulis, dapat menjadi pahala yang nilainya tinggi di sisi Allah swt…














“Sungguh tidak sepantasnya bagi seorang pejuang menodai waktunya dengan sesuatu yang tidak mengantarkannya ke jannah, dan hanya orang sukseslah yang mampu memanfaatkan waktunya sebaik mungkin”
Sesungguhnya kita berada dalam lorong siang dan malam .. Berada dalam ketentuan yang terus bergulir dan berada dalam amal yang selalu tercatat .. Sedangkan kematian akan datang dengan tiba-tiba .. Setiap orang akan menuai apa yang ia tanam ..
Sahabat sejati adalah sahabat yang meluruskan dikala menyimpang dan mengistiqomah-kan dikala lurus. Akhi… luruskanlah ana dan luruskanlah ana dengan nasehat-nasehat antum…
“Jangan pernah terbetik dalam hatimu niat untuk mengundurkan diri dari medan perjuangan..!!! apalah arti lelah dan letih kalau memang balesannya adalah jannah.. teruslah berjuang menegakkan tauhid dan sunnah hingga nyawa berpisah dari ragamu dan juallah dirimu untuk kalimatulloh apapun resikonya..”
ana yg tejepit di sini akibat ulah pendahulu yg ’sempit’, tetep berusaha pasang senyum di mata bunda&ayah yg sedang kontra dgku. karena disana surga yg paling tengah, karena mreka targed dakwah yg paling utama, mk ana tetep tersenyum.. di mata bunda & ayah
‘af1, pendahulu yg dimaksud adlh pada negaraku, pendidikan yg salah
Kehidupan seolah bagai angin yang tak tertahan.. Dan problema selalu saja ada hadir dihadapan.. Bila saatnya tiba kau kan mengetahui semua rahasia-Nya.. Lihatlah dirimu sekali ini lagi saja.. Pastinya engkaulah yang terbaik dari-Nya.. Kita adalah insan yang telah diberi diberi kekuatan.. Hadapi semua dengan tegar dan berserah pada-Nya.. Janganlah kau ragu.. Yakinkan dirimu yang terbaik yang telah dicipta-Nya.. Yakinlah kau slalu..
“Kebahagian itu ialah; baik makrifatnya dengan Allah, baik taatnya kepada Allah & baik pula sabarnya atas ketentuan Allah terhadapnya”
“Duka dan cita serta ujian adalah sunnatulloh bagi seorang pejuang Ahlusunnah karenanya bersabar dan istiqomahlah dalam berda’wah karena engkau adalah pewaris tugas para Nabi dan Rasul”
“tidak ada yang patut untuk kita sesali ketika manapaki medan da’wah tauhid dan sunnah karena akhir dari perjuangan da’i-da’i islam adalah jannah”
“Di antara sifat seorang mu’minah sejati adalah ia mampu menjaga kesucian dirinya dan iapaun selalu mengingatkan suaminya untuk tetap istiqomah di jalan rabb-Nya”
“Isteri yang shalihah adalah yang taat terhadap suaminya selama ia hal itu bukan kemaksiatan bahkan iapun tak pernah berkhianat terhadap jalinan cinta kasihnya yang suci”
“Seorang isteri da’i adalah yang selalu medo’akan kesuksesan da’wah suaminya iapun selalu menghibur suaminya di saat gundah gulana serta mengingatkannya untuk tetap tegar fisabilillah”
subkhanALLOH…perbedaan adalah RAHMAT… alangkah indahnya jika perbedaan itu dijadikan fondasi yang kokoh bagi ummat islam untuk menghancurkan musuh-musuh islam yang nyata… sayangnya kenapa kebanyakan ummat islam tidak bisa merasakan KEINDAHAN itu???
“akhi wa ukhti fillah…Sungguh setetes keringat yang menetes dari dahimu di jalan dakwah akan menjadikan dirimu begitu mulia disisi Rabb Azzawajalla.Ketauhilah,,bahwa sebenarnya inilah yang selama ini kita cari dan semoga seperti inilah keadaan kita sampai akhir nanti. Ya..sungguh banyak orang jujur yang mengharapkan wajah-Nya ketika dia berdiri di atas jalan ini. Maka, jadikanlah dirimu bagian dari mereka!!bagian seorang Pengemban Dakwah, Penegak Sunnah!!”
Ukhtie & akhie semua?apa yang qta rasakan ketika terdengar indahnya alunan suci AYAT-AYAT CINTA?bergetarkah hati KETIKA CINTA BERTASBIH?mampukah qta bersujud DI ATAS SAJADAH CINTA?dapAtkah qta sekedar gudhul bashor (menundukan pandangan) saat memandang PUDARNYA PESONA CLEOPATRA?jadikan ini sebagai penyejuk hati agar senantiasa terfikir untuk berubah…
” Kekuatan itu tidak dihasilkan dari keberhasilan, tapi perjuanganlah yang membangun kekuatan. Jika kita terus berjuang melewati kesulitan dan memutuskan untuk tidak pernah menyerah, maka itulah kekuatan.”
wanita yang shalihah adalah wanita yang mampu menjaga kesucian dirinya yang berasaskan ketaqwaan kepada rabbul ‘alamin
“Ketika wajah ini penat memikirkan masalah, maka berwudhulah,,,Ketika tangan ini letih dalam mengapai cita-cita maka bertakbirlah,,,Ketika pundak ini tak kuasa memikul amanah, maka bersujudlah,,, Ketika tubuh ini terasa terjarah, maka bersabarlah,,,”
saudadraku ingatlah sabda Rasul SAW dari Ibn Umar ra.: “Siapa saja yang berkata kepada saudaranya : ‘Wahai orang kafir, ahlul bid’ah, kuburiyun dan sebutan sebutan jelek lainnya’. Maka akan kembali (sebutan kafir ahlul bid’ah, kuburiyun dan sebutan sebutan jelek lainnya itu) kepada salah satu dari keduanya (orang yang dituduh), jika ia seperti yang dituduhkan. Jika tidak (sebutan kafir ahlul bid’ah, kuburiyun dan sebutan sebutan jelek lainnya itu) akan kembali kepadanya” (orang yang menuduh) (HR. Muslim no. 60 dalam Bab Bayan Hal Al-Iman Man Qala li Akhihi Al-Muslim : ‘Ya Kafir’).
dari Imam Ali Ra. Rasulullah SAW : “Didalam surga terdapat sebuah kamar yang kamu dapat melihat dalamnya dari bagian luarnya, dan bagian luarnya dari dalamnya. Seorang arab (badui) berdiri lalu berkata : Wahai Rasullullah, untuk siapa (kenikmatan) itu ? Rasul SAW menjawab : Bagi mereka yang baik ucapannya, memberi makan (pada faqir miskin), senantiasa berpuasa, melakukan shalat untuk Allah pada malam hari ketika manusia sedang terlelap dalam tidurnya” (HR. At-Tirmidzi no. 1984\Bab Maa Jaa fi Al-Qaul bil Ma’ruf) .
Dari Nabi SAW : ” Tidak akan masuk surga orang yang memutus (qathi’) !. Berkata Ibn Abi Umar , Sufyan telah berkata : ‘yakni orang yang memutuskan tali silaturahmi ‘ (HR. Imam Muslim no. 2556\Bab Silah Ar-Rahim wa Tahrim Qatha’iha).
Dari Nabi SAW : “Tahukah kamu apa itu ‘ghibah’ (menggunjing) ?. Para Sahabat berkata : Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui ?. Nabi menjawab : Jika kamu menyebut sesuatu yang tidak disenangi saudaramu. Para Sahabat bertanya lagi : Bagaimana pendapat anda, jika apa yang aku katakan, memang ada pada saudaraku ?, Nabi berkata : ‘Sekalipun apa yang kamu katakan benar, maka kamu telah menggunjingnya dan jika yang kamu katakan tidak benar, maka kamu telah berbuat dusta kepadanya” (HR. Ibn Hibban no. 5789).
Abi Hurairah ra. ,dari Nabi SAW : “Tahukan engkau siapakah orang yang bangkrut itu ?, Para Sahabat menjawab : Orang yang bangkrut menurut kami adalah orang yang tidak punya uang dirham dan harta benda. Lalu Nabi SAW menjawab : Orang yang bangkrut dari umatku adalah orang datang pada hari kiamat dengan membawa (pahala) puasa dan shalat, tetapi mereka suka mencaci maki, menuduh orang lain tanpa bukti, memakan harta dengan cara yang dzalim, menumpahkan darah, dan memukul orang yang tidak bersalah. Sebagian amal kebaikankanya diberikan untuk menebus pada (kejahatan) ini, dan sebagian yang lain untuk menebus kejahatan (yang lainnya), sehingga (semua) amal kebaikannya habis. Tetapi kesalahannya masih belum tertebus, lalu diambilkan dari dosa-dosa mereka (orang yang pernah didzalimi), lalu ditanggungkan kepadanya (orang yang sholat, puasa tapi suka mencaci maki menuduh tanpa bukti dll), kemudian ia dilempar ke dalam neraka” (HR. Muslim no. 2581\Bab Tahrim Adz-Dzulm).
Dari Ibn Umar ra. ia berkata : Suatu saat Nabi duduk diatas mimbar lalu berseru dengan suara yang keras : “Wahai orang-orang, yang orang lain selamat dari (kejahatan) tangannya, niscaya al-iman tidak akan masuk ke dalam hatinya jikalau ia tidak menyakiti dan mencari aib kaum muslimin. Dan hendaknya kamu jangan mencari aib mereka, barangsiapa mencari aib seorang muslim maka Allah akan mencari aibnya. Dan barangsiapa dicari aibnya oleh Allah, maka Allah akan menampaknya (aibnya) walaupun di dalam rumahnya” (HR. 1494\Bab As-Satr alal muslim wa al-ghadh ala auratihim).
” Di manapun anda melangkahkan kaki maka di situ pula anda adalah generasi para anbiya yang selalu menaburkan semerbak tauhid dan sunnah dan jadikalah Alqur’an dan sunnah sebagai landasan hidup”
Imam Malik berkata :
” As-Sunnah adalah safinah (perahu) Nuh, siapa yang menaikinya dia akan selamat dan siapa yang tertinggal (tidak menaikinya) dia akan tenggelam…”
” Jadikan alqur’an dan sunnah sebagai pedoman hidup dan warnailah tingkah lakumu dengan keduanya sebagai bentuk nyata kecintaan kita kepada Alloh dan rasul-Nya”
Syaikh Muhammad nasiruddien albani berkata ” Ilmu itu tidak pernah mengenal jumud”
“Sungguh setiap hari adalah hari terindah..
jika Alloh selalu bersamamu.. Jika Malaikat-NYA mendoakanmu.. Jika senandung Al-Qur’an memberimu semangat.. Dan jika tangis kerinduan pada jannah-NYA menjadi penghiburmu..”
jadikan hidup kita lebih indah, dengan beribadah sesuai sunnah.
http://assunah.wordpress.com
” jangan kau nodai kcintaanmu pada Alloh dan rasul-Nya dengan tidak mengikuti Alqur’an dan sunnah”
Ibnu Abbas radhiallohu’anhu berkata ” Alloh menjamin bagi siapa yang membaca alqur’an dan mengamalkan apa yang terkandung di dalamnya untuk tidak menyesatkannya di dunia dan tidak mencelakaklannya di akherat. (H.R. Alhakim dan di sepakati serta di shahihkan oleh Ad-Dzahabi)”
Dari Abu hurairoh radhiallohu’anhu berkata: telah besabda Rasululloh ‘alaihisalam: Alloh Ta’ala telah berfirman: Telah Aku persiapkan bagi hamba-hamba-Ku yang shalih yang tak pernah di lihat oleh mata, dan tak pernah di dengar oleh telinga serta tak pernah terbetik dalam hati manusia. H.R. Bukharai: 3244 Muslim: 7132 Ahmad:10017 dan tirmidzi:3197″
wahai orang yang beriman yang dirindukan syurga, janganlah kalian berputus asa dalam berbuat kebaikan dan menjalin silaturahmi….
syukron….
Umar ibnu khotob R.A berkata : hendaklah kalian perbanyak dzikir kepada Alloh karena hal itu adalah obat penawar dan hindarilah menyebut (aib-aib) manusia karena hal itu adalah penyakit.
(kitab zuhud imam ahmad).
Ibu ‘uyainah berkata:Ilmu jika tidak bermanfaat bagi pemiliknya maka ia akan membahayakannya.
(kitab Zuhud imam ahmad)
Abu bakar assidiq R.A berkata; menangislah dan jika kau tak mampu untuk menangismaka berusahalah untuk menangis.
(kitab Zuhud imam ahmad)
Ibnu ‘uyainah berkata:Ilmu jika tidak bermanfaat bagi pemiliknya maka ia akan membahayakannya.
(kitab Zuhud imam ahmad)
“Kadang wanita merasa berat hidup dalam aturan Islam. Tapi percayalah, sesungguhnya aturan-aturan itu di buat karena agama Islam sangat menghargai Wanita. Jadi…berbangga hatilah karena agama semulia Islam amat sangat menghargai…”Wanita”.
Imam Hasan albashri berkata : turunnya Alqur’an untuk di tadaburi dan di amalkan maka jadikanlah bacaanya sebauh amal sedang tadabur ayat-ayatnya adalah mengikutinya dan mengamalkan dengan ilmunya.
Imam Zarkasyi berkata: Barangsiapa yang tidak memiliki ilmu, pemahaman, taqwa dan tadabur maka ia tidak akan merasakan atau mendapatkan lezatnya alqur’an samasekali.
Alloh menguji k’ikhlasan dlm k’sendirian,
mberi k’dewasaan ktk masalah datang b’datangan,
melatih ketegaran dlm kesulitan,
Alloh tak meberikan yg kita inginkan melainkan yg kita butuhkan.
Allohu Akbar !!
” Jika manusia menundukan pandangannya niscaya hatinya mampu menundukan syahwat dan keinginannya dan jika ia mengumbarkan pandangannya niscaya hatinya mengumbarkan syahwatnya’
” Di antara ampunan Alloh bagi seorang hamba adalah ia mengkhendaki baginya kebaiakn-kebaikan yaitu dengan membukakan untuknya pintu taubat apabila ia telah melakukan dosa hingga dosa tersebut merupakan pintu kebaikan-kebaikannya “
“Barangsiapa membuat buat hal baru yang baik dalam islam, maka baginya pahalanya dan pahala orang yang mengikutinya dan tak berkurang sedikitpun dari pahalanya, dan barangsiapa membuat-buat hal baru yg buruk dalam islam, maka baginya dosanya dan dosa orang yg mengikutinya dan tak dikurangkan sedikitpun dari dosanya” (Shahih Muslim hadits no.1017, demikian pula diriwayatkan pada Shahih Ibn Khuzaimah, Sunan Baihaqi Alkubra, Sunan Addarimiy, Shahih Ibn Hibban dan banyak lagi). Hadits ini menjelaskan makna Bid’ah hasanah dan Bid’ah dhalalah.
Ummat menunggu anda untuk bangun…
Dan kami menunggu anda untuk bergabung,
dalam suatu wadah jama’iyyah sunniyyah.
HASMI..!!
“Belajar, ialah sebuah proses untuk “menjadi” bukannya “memiliki”, dan tidak ada batas akhir untuk belajar kecuali kematian telah menyapa, selama hayat dikandung badan, belajar itu wajib!” Dan keselarasan dan kesemimbangan dalam memperlajari keduniaan dan ke ahiratan harus juga dijadikan pertimbangan.
“Perjuangan memang melelahkan tapi ia akan berakhir dengan kebahagiaan abadi nan kekal, oleh karenanya jangan pernah merasa lelah dalam berjuang..”
Gerimis taukah kau kondisiku ketika di luar sana, sebelum mengenalmu hatiku terasa gersang….
But….. what happen with me….? kesejukan yang kudapati ketika mengenalmu…. yakni Al-qur’an sunnah ” Manhaj ” yang kau jadikan pedoman dan kau sebarkan ….
mebuatku yakin akan jannahNYA…….
Karna aku sadari aku ingin memasuki SurgaNya tanpa perantara JAHANNAM yg membara……..
Mana Ja’maah…. barisan…. yang berani menjunjung kemurnian…. tanpa mengejar target suara dan masa…
Bukan itu yang ku harapkan, bukan itu yang ummat harapkan…. tapi titilah dari awal sebuah kemurnian….!
yach berat memang… siapa yang mau mengikutinya…
tidak seorangpun…. asing…! Tampangnya aneh…!
ngga’ gaul…! memalukan…
Yach…. bisikan bisikan itu yang ada pada benak dan hatimu…. yach saudara/iku tidak usah menyangkal….
aku juga manusia sepertimu…. itulah kemulian islam “gunungpun ta’ sanggup mengembannya…..”
berat terasa ketika mengembannya….
Dahi rasulpun deras berkeringat…..
Tapi ingat….! ” Islam adalah agama mulia yang dirahmatkan Alloh yang Esa”
Satukan hati untuk berjuang menjunjung tinggi agama Alloh…..
Jalan yang panjang penuh rintangan ta’akan mudur walaupun hanya selangkah……..
“Berbahagialah orang yang bisa menahan pandangan dan lisannya. Karena pandangan dan lisan yang tidak terjaga, selain mengotori hati juga akan lebih menjerumuskan dalam perbuatan dan perkataan. Minimal sia-sia dan maksimalnya maksiat. Kemampuan menahan lisan Insya Allah akan lebih banyak membawa keselamatan dibandingkan dengan orang-orang yang banyak bicara. Mereka banyak berpeluang tergelincir dengan kata-katanya, berlumur dosa. Minimal menjadi malu.” (Aa Gym)
“Seseorang di antara kalian akan berbicara langsung dengan Tuhannya, padahal di antara dia dengan Tuhannya tidak ada juru bahasa. Kemudian ia melihat ke kanan, tiada terlihat kecuali amal yang pernah diperbuatnya. Ia melihat ke kiri tiada terlihat kecuali amal yang pernah diperbuatnya; dan ia melihat ke depan, tiada yang terlihat kecuali api yang tepat di depannya. Maka hindarilah oleh kalian siksa api neraka walaupun dengan bersedekah saparuh biji kurma” (HR. Bukhari dan Muslim)
“Berfikir harus sesuai Logika….” itulah ucapan yg sering terlontar dari sebgian kaum intelektual modern saat ini, ya memang Al-Qur’an menyuruh kita berfikir, dan kemampuan berlogika ialah salah satu rahmat-Nya, namun janganlah kita berfikir bahwa semua permasalahan baik yg nyata maupun maya itu dapat ditelaah atau dipecahkan dengan Logika. Jadi, jangan terlalu menjadikan Logika sebuah Barometer, sebab itu sama saja seperti sifat-sifat kaum yang Ingkar pada Allah SWT dan Rasul-Nya. Wallahu a’lam
Kebenaran adalah anugerah yang terkadang amat mudah dicari, namun sayang, terkadang juga sangat sulit untuk diterima. Namun, Allah SWT senantiasa menolong kita dengan cara-Nya yang terbaik, jiKa kita benar-benar memperjuangkan kebenaran”
“Jihad” sebuah hal yang diperintahkan oleh Allah SWT dalam Al-Qur’an. Jihad memiliki berbagai bentuk dan cara, dan Lakukanlah Jihad sesuai dengan kemampuan kita. Jangan terpancing dengan salah satu metode Jihad. Wallahu a’lam
“Janganlah kamu mengenal dan mengikuti kebenaran karena tokohnya,,,,
Tetapi kenalilah kebenaran itu sendiri,,,
Niscaya kamu akan mengetahui Siapa Tokhnya….”
“Barangsiapa yang berjalan untuk membantu kebutuhan saudaranya, maka hal itu lebih baik baginya daripada i’tikaf 10 tahun. Dan barangsiapa yang beri’tikaf 1 hari ikhlas karena ALLOH SWT, maka ALLOH akan menjauhkan dirinya dari neraka sejauh tiga parit…yang mana setiap paritnya berjarak lebih jauh dari jarak antara barat dan timur…”
(HR. Ath Thabrani)
“Sesungguhnya Allah telah menjadikan bagi segala sesuatu kunci untuk membukanya, Allah menjadikan kunci pembuka shalat adalah bersuci sebagaiman sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ‘Kunci shalat adalah bersuci’, Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan kunci pembuka haji adalah ihram, kunci kebajikan adalah kejujuran, kunci surga adalah tauhid, kunci ilmu adalah bagusnya bertanya dan mendengarkan, kunci kemenangan adalah kesabaran, kunci ditambahnya nikmat adalah syukur, kunci kewalian adalah mahabbah dan dzikir, kunci keberuntungan adalah takwa, kunci taufik adalah harap dan cemas kepada Allah ‘Azza wa Jalla, kunci dikabulkan adalah doa, kunci keinginan terhadap akhirat adalah zuhud di dunia, kunci keimanan adalah tafakkur pada hal yang diperintahkan Allah, keselamatan bagi-Nya, serta keikhlasan terhadap-Nya di dalam kecintaan, kebencian, melakukan, dan meninggalkan, kunci hidupnya hati adalah tadabbur al-Qur’an, beribadah di waktu sahur, dan meninggalkan dosa-dosa, kunci didapatkannya rahmat adalah ihsan di dalam peribadatan terhadap Khaliq dan berupaya memberi manfaat kepada para hamba-Nya, kunci rezeki adalah usaha bersama istighfar dan takwa, kunci kemuliaan adalah ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya, kunci persiapan untuk akhirat adalah pendeknya angan-angan, kunci semua kebaikan adalah keinginan terhadap Allah dan kampung akhirat, kunci semua kejelekan adalah cinta dunia dan panjangnya angan-angan.
sudah merupakan sebuah kewajiban yang haqiqi bagi kita sebagai seorang muslim yang utuh untuk membela yang hak dan menumpas kebathilan sebagai wujud memelihara hak-hak Allah…..
IYYAAKANA’BUDU WAIYYAAKANASTA’IIN…sebuah ayat yang sangat sering kita baca,dan teramat mudah tuk dihafal,akan tetapi sedikit sekali diantara kita yang mengamalkannya…IKHWATII semua…khususnya buat ana dan para penegak sunnah sejati…betapa besar dan teramat agung amal kita…tidak dikatakan sempurna iman seorang hamba tanpa melengkapi dua kalimat dalam satu ayat yang agung ini…ayat ini mengandung ‘UBUDIYYAH dan ISTI’AANAH…kita sebagai da’i sunnah melakukan berbagai bentuk ‘UBUDIYYAH..sudahkah kita ber-ISTI’AANAH kepada ALLAH SUBHANAHUWATA’AALAA…
Aku bangga, bahkan aku berani dengan lantang ketika aku Mengusung bendera TAUHID itu,
Bahkan terasa ringan sekali ketika aku mengibarkannya di saat aku ingin mengibarkannya,
disaat Negri ini mulai Rapuh oleh SISTEM yang ada,
tetapi aku Mulai merasakan suatu titik temu, tesbesit ada yg lebih berat lagi DASYAT ternyata.
Ketika Alloh SWT di Persekutukan dg Peribadahan yang memang kita tidak Menduganya akan bisa menjadi demilkian,
Memurnikan dalam membangun Suatu Bangunan dan DAKWAH ala MInhaji NUBUWWAH.
Apa Hanya karna itukan Mereka Takut dan Mulai Mengikis Kemurnian…..
Mengapa Mereka lari dari semua itu..? Wahai Panji-panji Tauhid… aku disini mengawalmu sampai pintu surgamu..
Dua orang yang tak akan pernah merasa kenyang yakni
“Penuntut Ilmu dan Pencari Harta”
Inilah jalan dakwah…
Disinilah berkumpul orang-orang yang menghendaki perjalanan menuju kebahagiaan akhirat,
Di jalan inilah terhimpun orang-orang yang mencoba mengabaikan ketakutan tentang sulitnya perjalanan,
Di jalan inilah berkumpul orang-orang yang berusaha melawan kecenderungan syahwat dan hawa nafsu keduniaan,
Mereka menempuh jalan berliku dan menanjak hingga mengeluarkan peluh,
Mereka tidak berlama-lama saat beristirahat karena mengetahui ada sasaran perjalanan yang sangat indah di ujung perjalanan yang mereka lalui yakni kemenangan atau syahid di jalan Allah Ta’ala,
Mereka pun memahami bahwa dunia ini hanyalah jembatan bukan tempat tinggal apalagi tujuan yang dikehendaki.
Ya…itulah dakwah dan di pundakmulah beban amanah yang harus kau arah….
Pelanggan Yth.
MASA AKTIF usia kita aka segera habis. cek SALDO dosa kita yang terlalu banyak, segera ISI ULANG iman kita dan saling TRANSFER kata maaf sebelum nyawa kita diBLOKIR…
“Wahai pecinta kebenaran…!!!…Songsong dan genggamlah kebenaran…..walau untuk itu….seluruh kehormatan, arogansi, status quo, kepentingan dan kesombongan kalian akan binasa….Namun bagi pecinta kebenaran, mengambil kebenaran bukanlah sebuah aib, kerugian ataupun kehinaan…!!..bagi pecinta kebenaran, aib dan kehinaan adalah, tatkala tetap bersikukuh dalam kesesatan dan kesalahan”
Dikutip dari buku “Absahkah..???…berdalil dengan Hadis Ahad dalam masalah “Aqiah dan Siksa Kubur”..oleh : Ust. Syamsuddin Ramadhan… pengantar….Dr. Abdurrahman Al-Baghdadiy…
Do’aku dimalam itu…. “Yaa Rabb… Aku rela… Aku ikhlas…. sungguh kehidupanku ini telah aku azamkan sepenuhnya untuk Mencari RidhaMu…..
Akupun Siap dan aku mengikrarkan… KuJual diriku ini sepenuhnya hanya untuk berjuang di barisan terdepanmu Yaa Rabb….!
Apapun keputusan Engkau Yaa Rabb…. kupasrahkan semua padaMu….
Tapi… satu yg kupinta darimu….! Tunjukkanlah Yaa Rabbb…….! Mana Jalan perjuangan yg Menunjukkan hamba Langsung Menuju JannahMu Yaa Rabb…!
Hamba tidak meminta lebih dari duniamu Yaa Rabbb….
Hamba akan selalu ada dibarisan terdepanmu….!
Yang akan melantangkan…! dan menjunjung Kemurnian DienMu….!
Apapun Halangan yang kan datang…..! Hamba siap menjadi Tameng dari Perjuangan diJalan surgaMu….
Hamba siap sandang julukan generasi Ghuroba
Aku tidak peduli omongan mereka…. Aku tidak peduli dengan banyaknya mereka…. Hamba hanya meminta surgamu Yaa Rabb…..!
Maka dari itu, tunjukkan Yaa rabb…. mana Jalan Pasukan yang Langsung Menuju surgamu….”
–Jazakallah Khairan Katsiran…–
Saudara/saudariku sekalian…..
Di tengah-tengah lautan ganas dengan ombak yang menggulung itu, seorang muslim merasa takut fitnah menimpa dirinya disebabkan oleh tersebarnya ‘Syubhat’(hal hal yang samar) dan banyaknya “Syahwat” hawa nafsu. Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya di hadapan kalian akan banyak fitnah, bagaikan malam gelap gulita, seseorang menjadi mu’min di pagi hari dan menjadi kafir di sore hari, menjadi mu’min di sore hari dan menjadi kafir di pagi hari” (HR. Abu Daud)
Karena keinginan yang tinggi terhadap surga yang seluas langit dan bumi dan karena ketakutan tergelincir dalam kubang kehancuran…, maka teguklah air sungai yang jernih dan memancarkan cahaya dari firman Allah dan sabda Rasul-Nya saw, yang hal itu akan menghilangkan kebengisan, melepaskan cengkraman syaitan dan merobek tirai yang dipercantik oleh maksiat. Rahmat Allah azza wa jalla akan menggapaimu untuk menyelamatkanmu dari siksaan yang pedih dan menjagamu dari kejatuhan ke dalam salah satu pintu diantara pintu-pintu kehancuran dan kebinasaan.
“Katakanlah, jika kamu benar-benar mencintai Allah, ikutilah aku niscaya Allah mengasihimu…”(QS.Ali-Imran:31).
Inilah cinta sejati itu kawan!!
Namun jangan kau nodai cinta itu…
Maksiat, haram, dosa dan lainnya…
Aku tak ingin mendengarnya…
Tapi, ingatlah…
Jika kamu bermaksiat kepada Allah
Sedangkan kamu menampakkan cinta kepada-Nya
Sungguh ini sangat tercela dalam analogi cinta
Seandainya cintamu jujur niscaya kamu mentaati-Nya
Sebab pecinta itu mentaati siapa yang dicintainya
Bukankah begitu??
aslm…
wah subhanallah…puisinya bagus2, mas admin…saya boleh copy ya puisinya….
sukron,,…..
waslm
—————————————————————–
Waalaikum salam
Silahkan akh Rudi Semoga blog kami bisa menjadi bisa terus lebih baik
Afwan….
Assalamu’alaikum…..
Ana minta izin dunk….tuk ngopy tausiyahnya…
Jazakumullah…..
—————————————————-
Wa alaikum salam…
Silahkan akhi Ahmad Son semoga bermanfaat….
Wa iyakum….
Wahai anak-anak timur & barat mari perjuangkan kemurnian itu…! lantangkan ia..!
“Boleh jadi gunung tinggipun hancur berantakan, namun hati seorang pejuang tiada pernah akan bergeming & berubah, tuk senantiasa memegang teguh janji setianya”
“Jadilah seorang kesatria yang kokoh berdiri di atas tanah Namun cita-citanya tinggi menerawang hingga menancap di atas langit”
Masruq berkata :
“Cukuplah bagi seseorang disebut berilmu saat ia takut kepada Allah. Cukuplah seorang disebut bodoh ketika ia bangga dengan amal perbuatannya”…
Pernahkah Qta fikir apa yg akan Qta lakukan tuk masa depan?
Pernahkah Qta fikir tuk hari esok yg semakin kelam?
Pernah pulakah Qta fikir tuk menjadi benteng umat?
atau mungkin tuk sekedar tegar dalam dakwah menghadapi maksiat?
Qta hidup di muka bumi tidak lain hanyalah untuk “Da’a Ilallah”
Takbir! Allahhu Akbar!!!
Al-Hasan berkata :
“Demi Allah, ghibah lebih cepat mengerogoti agama seorang mukmin daripada ulat yang mengerogoti makanan dalam tubuh”
Ali bin Husein berkata :
“Jauhilah ghibah, karena dia makanan manusia berwatak anjing”
“…Apakah engkau suka memakan bangkai saudaramu yang sudah mati?Maka tentulah kamu merasa jijik…”
QS.Al-Hujurat:12
Ya…itulah racun ghibah, maka janganlah kita memakan racun tersebut hingga akhirnya kita tak sadarkan diri ketika menyebutkan perihal saudara kita. Semoga kita terlindungi dari hal tersebut…Amin.
menjadi penolong diinulloh adalah satu2nya profesi yang senantiasa menerima staf baru, sepanjang matahari terbit dari timur. akan tetapi menyambung silsilah perjuangan anbiya bukanlah pekerjaan sepele. bila dakwah ibarat pohon, maka akan ada daun2 yang berguguran, tp pohon dakwah sendiri tak kan pernah tumbang dan selalu punya cara tuk menumbuhkan tunas baru, sementara daun yang berguguran tak lebih hanya sebagai sampah sejarah….bagaimana dengan qt…
Saudariku….. Waspadalah terhadap musuh-musuhmu, serta berbagai rencana dan makar mereka yang busuk, maka kenalilah mereka, waspadailah, belajarlah dan didiklah kaummu dengan pendidikan kewanitaan yang Islami.
Selamat bertugas dan berjuang wahai kuntum mekar nan mewangi..!
Demi Allah Subhanahu Wa Ta’ala, gelanggang dakwah banyak diminati jutaan manusia, mereka bukanlah manusia biasa, tetapi mereka adalah para brillian, para pejuang, para patriot serta orang-orang yang siap mengorbankan harta, jiwa dan raganya untuk dapat berandil dan ikut berpacu dalam gelanggang yang penuh liku tersebut.
Ingatlah ! Wahai yang mencari kebahagiaan dan berusaha menuju surga, bahwa itu semua dalam rangka taat kepada Allah dan menjalani perintah-perintah-Nya. “Barangsiapa yang mengerjakan amal shaleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik” (An-Nahl:97)
Nasihat Tentang Orang-orang yang berjatuhan di jalan Dakwah!…
Jatuh itu manusiawi..
Bangunlah lagi..
Jangan Jelakakan diri..
Saat jatuh bangunlah lagi..
Pandang Surgamu menanti..
Dengan istri-istri bidadari..
Haruskah kau jual hanya untuk sesuap nasi..
Atau rintihan sang istri..Tidak..Jangan..Kau Laki-laki..
sebentar lagi kita kan pergi bertemu Ilahi Robbi..
Tanyakan Pada diri..
Diminta kita harta dan diri?
Ataukah diminta anak dan istri?
Bukankah Dia hanya minta amal solih?
amal juang dan pengorbanan diri?
lihatlah fatamorgana..
menjanjikan air, tapi palsu..Dusta..
(Teruntuk kau!.. bukan dia yang berada di jalan Dakwah)
Ahlus Sunnah wal Jama`ah bukan sekedar mengejar slogan semu sebuah kekuasaan dan kedaulatan tanpa manhaj keselamatan dan kemenangan.
Ahlus Sunnah pun tidak terjebak oleh sekedar kebanggaan terhadap manhaj keselamatan dan kemenangan tanpa ada upaya untuk mewujudkannya dalam fakta kekuasaan dan kedaulatan. Semua itu terkandung dan terjalin dalam makna dan metode “Sunnah” dan “Jama`ah”.
Islam yang terwujud dalam tauhid dan sunnah memang terlahir untuk menjadi besar dan menang, serta tidak mungkin akan terkoyak.
Semua badai yang ada dalam perjalanan pastilah berlalu, walaupun harus menunggu dengan penuh ketegangan dan berdebar kencang. Riak lautan tidak pernah dapat menggulingkan bahtera yang sedang melaju -dengan izin Allah Subhanahu Wa Ta’ala–.
Memang tiada kafilah berlalu tanpa ada debu dan taufan di jalan…, tetapi semua badai pasti dan akan segera berlalu, walaupun silih berganti datang menerpa.
Ketika orang tertidur kamu terbangun itulah susahnya.
Ketika orang merampas kamu membagi itulah peliknya.
Ketika orang menikmati kamu menciptakan itulah rumitnya.
Ketika orang mengadu kamu bertanggungjawab itulah repotnya.
Karenanya, tidak banyak orang bersamamu di sini mendirikan imperium kebenaran.
(Anis Matta)
Assalamu’alaikum,
“….. Bersyukur atas banyak nikmat yang saat ini telah kita nikmati adalah lambang kesejatian diri sebagai hamba Allah Swt…..”
Salam Ukhuwah,
Gelanggang Dakwah itu adalah sebuah perjuangan membentuk tata kehidupan ummat, mengobati luka dan membawa obat penawar bagi penyakit mewabah yang telah menjangkiti ummat. Seorang da’i adalah arsitektur yang merancang benteng Islam yang megah, menambal yang runtuh dan menjaganya agar tetap kokoh, tampak cerah di tengah kegelapan fasad yang semakin pekat.
Da`wah adalah suatu perjalanan yang suci, perjuangan membela hak-hak Alloh agar kita dijadikan-Nya dari golongan anshorulloh. Alloh Subhanahu wa Ta`ala Maha perkasa dan tidak memerlukan pembelaan siapapun juga, kesempatan untuk membela diberikan kepada hamba-hamba yang Alloh inginkan sebagai suatu pembukaan jalan bagi mereka untuk semakin dekat kepada-Nya dan semakin tinggi derajat mereka di sisi-Nya.
Jangan pernah berputus asa, karena perubahan itu akan terjadi berangsur-angsur. Anda akan mengahapi banyak rintangan yang melemahkan semangat, maka jangan biarkan ia menguasai diri anda. Sesungguhnya peralihan dari kesalahan menuju kebenaran, penuh dengan rintangan yang panjang, namun sebenarnya ia sangatlah indah dan menyenangkan.
Apa kata Imam Ibnu al-Qayyim – Rahimahullah– tentang Thāghūt?
“Adalah segala sesuatu yang dilampaui batas (kedudukannya)nya oleh seorang hamba, baik yang diabdi, diikuti ataupun yang ditaati. Thagut setiap kaum adalah siapa saja yang dijadikan sumber hukum selain Allah dan Rasul-Nya, atau yang diibadahi selain Allah, atau yang dii-kuti tanpa dalil dari Allah, atau dita`ati dalam hal yang tidak diketahui sebagai ketaatan ke-pada-Nya” (I`lām al-Muwaqqi`īn: 1/50)
Saudariku……bangkitlah, pelajarilah agamamu, dakwahi saudari-saudarimu terus berjuanglah wahai saudariku, ayunkan langkah pastimu dan akhirilah kepedihanmu, didiklah kaummu dimanapun kakimu berdiri, dibalut Iman tetap tegarlah kuntum mawar nan mewangi
Allohumma ainnii ‘ala dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatik…
Seorang generasi tabi’in yakni Masruq berkata, ” Cukuplah bagi seseorang disebut berilmu saat ia takut kepada Alloh. Cukuplah seseorang disebut bodoh ketika ia bangga dengan amal perbuatannya.”
hidup itu gratis cos jangan mau bayar sama penguasa gunung walau dengan seekor semut sekalipun
jadikan hidupmu slalu teriring dengan al-qur’an..karena dia adalah sebaik-baiknya penasehat dalam kehidupan……
Kematian sosok hadi (penunjuk hidayah), mu`allim (pengajar) dan muzakki (Penyuci jiwa) tidak menjadikan manhaj (metode) ini menjadi lenyap atau binasa, karena memang agama ini adalah manhaj dan syari`atnya, bukan sosok dan figurnya.
Ketika orang-orang terpercaya telah tiada dan para penyandang cacat serta aib semakin berkeliaran, maka orang juling merasa memiliki tatapan tajam, burung gagak merasa bersuara merdu dan orang pincang membanggakan kecepatan jalannya. Mereka semua terjangkiti penyakit ujub.
Ketika para ‘dokter hati’ bagai mata uang langka, maka wabah melanda dan korban-korban berjatuhan. Manusia yang paling parah mengidap penyakit ini adalah yang paling meremehkannya. Sedangkan yang paling terhindar adalah yang paling takut darinya. Manusia dibinasakan oleh penyakit ujub.
Ketika iblis ingin menjamin masa depan kerusakan dan memiliki pewaris sah serta kawan dekat untuk memenuhi neraka, maka guna mewujudkan cita-citanya tersebut ia tidak menemukan jalan sebagaimana yang ia dapatkan dalam diri seseorang yang digerogoti penyakit ujub.
Ketika manusia telah menunaikan kewajiban yang ditetapkan Rabbnya, maka setan datang untuk melancarkan pemusnahan terakhir. Ia pasang perangkap untuk menghancurkan amal yang telah dikerjakan dan di atas perangkap ini ia tebarkan benih-benih penyakit ujub.
Demikianlah begitu berbahayanya penyakit ini.
(Buku Harta Karun Akhirat)
Imam Syafi’i memberitahu kepada kita melalui sejumlah kata yang mengeluarkan mutiara hikmah, “Bila engkau takut ujub menyerang amalmu, maka ingatlah (tiga hal): ridho siapa yang engkau mohon, nikmat apa yang engkau inginkan, dan hukuman apa yang engkau hindari? Barangsiapa yang memikirkan hal itu, niscaya dalam pandangannya, amalnya tidak seberapa.”